Peristiwa

Lahan Tebu 1,5 Hektar di Mojokerto Terbakar

Petugas PMK BPBD Kabupaten Mojokerto melakukan pemadaman di lahan tebu yang terbakar. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Setelah terjadi dua kebakaran yakni tumpukan kayu dan tempat pemotongan bebek, kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Mojokerto. Kebakaran ketiga menghanguskan lahan tebu di Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

Api membakar tebu milik Sobi’i dan Didik dengan luas area yang terbakar kurang lebih 1,5 hektar. Dua unit mobil pemadam kebakaran (PMK) diterjunkan ke lokasi. Dua unit mobil PMK milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto dan PMK Kota Mojokerto ke lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman. Sekitar 4,5 jam api baru berhasil dipadamkan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini membenarkan bahwa ada tiga kasus kebakaran pada Kamis (10/9/2020). “Tumpukan kayu di Desa Salen, Bangsal, tempat pemotongan bebek di Mojosulur, Mojosari dan lahan tebu di Jetis,” ungkapnya.

Masih kata Zaini, dugaan kebakaran di tumpukan kayu karena pembakaran sampah di sekitar lokasi dan kebakaran tempat pemotongan bebek diduga karena gas elpiji bocor. Untuk kebakaran lahan tebu masih dalam penyelidikan, namun kerugian ditafsir sekitar Rp60 juta. [tin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar