Peristiwa

Lahan Kosong Dekat Terminal Arya Wiraraja Sumenep Terbakar

Sumenep (beritajatim.com) – Sebuah lahan kosong di Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, terbakar. Api dengan cepat membumbung tinggi disertai asap tebal karena hembusan angin kencang.

Kebakaran lahan kosong itu sempat membuat panik warga Perumahan Graha Arya Wiraraja yang letaknya bersebelahan dengan lahan terbakar itu. Warga khawatir kebakaran membesar dan merembet ke rumah warga.

“Apalagi sekarang ini cuacanya kan panas dan anginnya kencang. Ditambah lagi lahan kosong itu isinya ilalang kering. Jadi memang cepat sekali terbakar. Kami khawatir apinya merembet ke perumahan ini,” kata salah satu warga Perumahan Graha Arya Wiraraja, Arie, Sabtu (23/11/2019).

Lahan yang terbakar itupun tidak jauh dari Terminal Arya Wiraraja, karena perumahan Graha Arya Wiraraja memang bersebelahan dengan terminal baru. “Semoga saja api bisa segera dipadamkan. Kami khawatir juga kalau apinya membesar dan merembet kesini,” ujarnya.

Sementara Ketus RT 5 RW 5 Desa Kolor, Sumenep, Moh. Zainal mengaku tidak tahu persis penyebab kebakaran itu. Menurutnya, kejadian serupa juga terjadi 5 hari lalu, di lahan sebelah depan berbatasan dengan jalan raya.

“Waktu itu warga sekitar langsung gerak cepat memadamkan api dengan menyiram air menggunakan alat seadanya. Alhamdulillah, api bisa dipadamkan,” ujarnya.

Ternyata kejadian serupa terulang lagi. Namun karena saat ini yang terbakar adalah lahan di sebelah tengah, maka warga kesulitan untuk menyiramkan air. Karena itulah, warga berinisiatif mendatangksn mobil pemadam kebakaran.

“Tadi warga langsung melaporkan ke Polsek kota, dan mendatangkan mobil pemadam kebakaran ke lokasi kebakaran. Ada dua mobil PMK yang datang untuk memadamkan api,” ungkap Zainal.

Agak sulit untuk menjinakkan api, karena hembusan angin cukup kencang. Hingga beberapa jam, api belum juga padam. “Saat ini api sudah terlihat padsm, tapi asapnya masih tebal. Jadi masih perlu dilakukan pembasahan agar api tidak membesar lagi,” ucapnya. [tem/suf]






Apa Reaksi Anda?

Komentar