Peristiwa

Lahan Kosong Dekat Perumahan Terbakar, Warga Panik

Sumenep (beritajatim.com) – Lahan kosong berupa rawa yang ditumbuhi ilalang liar di Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, terbakar. Kebakaran tersebut sempat membuat panik warga perumahan Graha Arya Wiraraja yang persis bersebelahan dengan lahan tersebut.

“Saya sampai rumah tadi kaget melihat api sudah membesar di lahan persis depan rumah saya ini. Saya khawatir api merembet ke perumahan ini, karena anginnya kencang,” kata salah satu warga perumahan, Septi, Rabu (20/01/2021).

Ia mengaku benar-benar panik dan khawatir melihat api yang terus membesar. Ia pun meminta ibunya segera keluar dari rumah. Bahkan anaknya yang masih balita dan tengah tidur, dibangunkan dan dibawa keluar rumah. “Apinya membesar dan lahan yang terbakar juga meluas. Saya kemudian menelpon ke pemadam kebakaran,” ujarnya.

Tak berselang lama, mobil pemadam kebakaran (damkar) pun tiba di lokasi. Namun hingga air di tangki mobil damkar habis, api belum juga padam. Karena itu, dua mobil damkar didatangkan kembali ke lokasi kebakaran.

Api di sisi selatan yang berbatasan dengan perumahan, mulai bisa dijinakkan. Namun api ternyata terbawa angin, merembet ke tengah rawa, menuju ke timur. Akibatnya, selang pemadam kebakaran tidak bisa lagi menjangkau titik api.

Petugas pemadam kebakaran pun memutuskan untuk masuk ke tengah rawa dan memadamkan api dari tengah. Sambil membawa selang air, petugas pemadam kebakaran menceburkan diri ke rawa dengan ketinggian air hingga pinggang orang dewasa.

Ketua RT 05 RW 05, Desa Kolor, Moh. Zainal Fatah menjelaskan, peristiwa kebakaran lahan kosong itu sudah terjadi dua kali. Namun ia belum tahu pasti, apa penyebab kebakaran itu. “Ada yang bilang, katanya gara-gara ada orang bakar sampah di dekat lahan ini. Tapi kami belum tahu kebenaran informasi itu,” ucapnya.

Ia memuji kesigapan petugas pemadam kebakaran untuk memadamkan api. Menurutnya, ilalang dalam kondisi kering dan angin kencang menyebabkan api mudah membesar. “Kalau tidak segera dipadamkan, memang dikhawatirkan merembet ke pemukiman penduduk. Syukurlah pemadam kebakaran segera datang untuk memadamkan api,” ujarnya. (tem/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar