Peristiwa

Lahan IAIN Jember Bagus Tapi Mengkhawatirkan

Direktur Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama RI Suyitno (paling kiri) saat meninjau dampak banjir di IAIN Jember, Jawa Timur. (foto: Humas IAIN Jember)

Jember (beritajatim.com) – Direktur Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama RI Suyitno menilai, lahan Institut Agama Islam Negeri Jember, Jawa Timur, bagus namun mengkhawatirkan. Ini karena lahan tersebut berada di bibir Sungai Bedadung.

“Pak Rektor saya ajak diskusi, salah satu hal yang bisa kita lakukan adalah mengupayakan bagaimana dilakukan langkah-langkah terhadap abrasi, misalnya, dengan menembok tapi berbasis kontur yang kencang dan kuat. Sehingga saat terjadi banjir tidak mengenai yang lain,” kata Suyitno, saat meninjau dampak banjir di IAIN Jember, Sabtu (30/1/2021).

Kedua, lanjut Suyitno, konstruksi pembangunan Masjid Kalijaga sebaiknya diubah. “Tidak tertutup mati, karena kalau (terbuka), ketika terjadi banjir lagi, air bisa cepat hilang. Tapi kalau ini dikonstruksi tertutup, dikhawatirkan malah membahayakan bangunan,” katanya.

Suyitno percaya IAIN Jember tak hanya akan mengandalkan pemerintah pusat untuk melakukan perbaikan. “Kita harapkan nanti pemerintah daerah, bupati, bisa berpartisipasi mengatasi ini, karena ini aset bangsa,” katanya.

Suyitno mengatakan, antisipasi banjir ke depan harus segera diantisipasi. “Akan sangat berbahaya kalau abrasi semakin bertambah. Yang harus kita pikirkan adalah bagaimana terproteksinya seluruh lahan di IAIN Jember,” katanya.

Luapan Sungai Bedadung, Jumat (29/1/2021) malam, menimbulkan kerusakan di IAIN Jember. “Kaca pintu gedung teater pecah dan 40 unit kursi terendam air. Belum lagi karpet di bagian depan. Ada batu, pecahan kaca, dan rumput masuk dalam gedung yang bisa untuk kegiatan kemahasiswaan itu,” kata Ahmad Winarno, staf humas dan dosen Fakultas Tarbiyah.

Sementara itu, kaca di bagian pintu miniatur ka’bah juga pecah terkena material yang dibawa banjir. “Miniatur ini di bibir Sungai Bedadung, dekat masjid yang tengah dibangun,” kata Winarno. [wir/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar