Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Lagi, Tiga Desa di Jombang Terima Bantuan APD dari FPRB

Kordinator Bidang Penguatan Partisipasi FPRB Jombang Jumari bantuan baju APD kepada Kades Rejosopinggir Yoyok Suprianto, Minggu (15/8/2021). [Foto/Yusuf Wibisono]

Jombang (beritajatim.com) – Dua desa di Kecamatan Tembelang dan satu desa di Kecamatan Bandarkedungmulyo mendapatkan bantuan baju APD (alat pelindung diri), alat semprot, serta cairan disinfektan dari FPRB (Forum Pengurangan Risiko Bencana) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Minggu (15/8/2021).

Tiga desa itu masing-masing Pulorejo dan Rejosopinggir, Kecamatan Tembelang, serta Desa Kayen, Kecamatan Bandarkedungmulyo. Penyerahan bantuan dilakukan di posko siaga bencana FPRB Jombang yang ada di Jl KH Wahid Hasyim. Masing-masing Kades (Kepala Desa) hadir di acara penyerahan tersebut.

Sejumlah pengurus FPRB juga hadir. Di antaranya, Sekretaris FPRB Jombang Amik Purdinata, Bendahara Isawan Nanang, Wakil Ketua Jalaluddin Hambali, serta kordinator bidang penguatan partisipasi, Jumari. Bantuan sejumlah peralatan itu diharapkan dapat memutus mata rantai penularan Covid-19 di desa-desa tersebut.

Usai menerima bantuan, Kepala Desa Rejosopinggir Yoyok Suprianto mengucapkan terima kasih kepada FPRB Jombang. Pasalnya, sejumlah peralatan tersebut memang sangat dibutuhkan oleh Satgas Covid-19 di desanya. Utamanya, baju APD yang sangat vital bagi petugas pemulasaran jenazah.

“Selama ini petugas kami biasanya pinjam ke puskesmas. Pernah juga menggunakan jas hujan ketika melaksanakan tugas pemakaman. Makanya kami mengucapkan terima kasih kepada FPRB Jombang atas bantuan ini,” kata alumnus Fakultas Hukum Universitas Negeri Jember (Unej) ini.

Kades Yoyok mengatakan, ada sejumlah warganya yang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah. Keberadaan mereka terus dipantau petugas puskesmas setempat. Pemdes Rejosopinggir, kata Yoyok, juga melakukan berbagai upaya guna memutus rantai penyebaran Covid-19.

Diantaranya, melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah titik, pembagian masker gratis, sosialisasi tentang 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta mengurangi mobilitas. “Upaya-upaya pencegan terus kami lakukan,” ujar Yoyok saat berada di posko FPRB Jombang.

Pengurus FPRB Jombang diapit dua kepala desa dari Kecamatan Tembelang

Hal senada juga diungkapkan Kades Pulorejo Deny Sparingga. Menurut Deny, baju APD sangat penting bagi Satgas Covid-19 yang ada di desa. Apalagi, tingkat kematian di desa sangat tinggi sejak satu bulan terakhir. “Baju APD tersebut digunakan untuk tim pemulasaran jenazah di desa,” ujarnya.

Terpisah, Ketua FPRB Jombang dr Agung Sugiharto Masrum menjelaskan, bantuan yang diberika ke tiga desa itu meliputi 10 pcs baju APD, satu unit alat semprot (spray), satu jeriken cairan disinfektan. Dengan adanya tambahan tiga desa yang mendapatkan bantuan, berarti total yang sudah mendapat bantuan serupa adalah lima desa.

“Karena pada minggu lalu kita juga menyalurkan bantuan untuk dua desa, yakni Desa Sentul, Kecamatan Tembelang, dan Desa Gongseng, Kecamatan Megaluh. Kami juga mengimbau agar masyarakat tidak kendor dalam menerapkan protokol kesehatan 5M. Karena hal itulah yang bisa memutus rantai menyebaran Covid-19,” ujar dokter yang bertugas di RSUD Jombang ini. [suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar