Peristiwa

Lagi, Polisi Tangkap Tersangka Keempat Kericuhan Pilkades Juruan Laok

Sumenep (beritajatim.com) – Polres Sumenep kembali menangkap tersangka pelaku kericuhan dalam pemilihan kepala desa (Pilkades) Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep.

Tersangka yang ditangkap atas nama Suam alias Pak Essik (60), warga Desa Jurian Daya, Kecamatan Batuputih. Suam merupakan tersangka keempat yang ditangkap Polres Sumenep dalam kasus kericuhan Pilkades tersebut.

“Tersangka Suam alias Pak Essik ini perannya sama seperti tiga tersangka lain, yakni merusak kotak suara, kursi, dan perlengkapan lain di lokasi Pilkades Juruan Laok,” kata Kasat Reskrim Polres Sumenep, AKP Tego S. Marwoto, Rabu (13/11/2019).

Penangkapan tersangka Pak Essik berlangsung dramatis. Sempat terjadi kejar-kejaran keluar masuk hutan, karena tersangka langsung kabur saat mengetahui kehadiran petugas. “Tapi Alhamdulillah, tersangka akhirnya berhasil juga ditangkap, meski awalnya sempat melarikan diri saat rumahnya digerebek,” terang Tego.

Ia menjelaskan, tersangka terlibat dalam kericuhan Pilkades Juruan Laok meski dirinya bukan warga setempat, karena ikatan saudara dengan salah satu calon yang tidak lolos seleksi. “Tersangka ini masih famili salah satu calon yang tidak lolos seleksi. Jadi karena ikatan persaudaraan itu, dia ikut melakukan pengrusakan di Pilkades Juruan Laok,” ungkap Tego.

Pilkades Juruan Laok, Kecamatan Batuputih pada Kamis (7/11/2019) berakhir ricuh. Massa dari calon kepala desa yang tidak lolos seleksi merasa tidak puas dan mengamuk. Massa merusak kotak suara dan merobek surat suara. Massa juga merobohkan terop dan merusak kursi di lokasi Pilkades. Massa semakin tidak terkendali. Batu mulai dilempar ke arena Pilkades. Akibatnya warga yang akan melakukan pencoblosan pun panik dan berteriak ketakutan. Pelaksanaan Pilkades pun terpaksa dihentikan.

Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya bukti rekaman video, potongan kursi plastik, kursi kayu, sobekan kertas suara, kemudian kotak suara dan bilik suara yang rusak. “Keempat tersangka yang sudah kami tangkap saat ini ditahan di Mapolres Sumenep untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut ” pungkas Tego. [tem/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar