Peristiwa

Lagi, Ditemukan Penumpang KM Arim Jaya: 20 Meninggal, 2 Hilang

Sumenep (beritajatim.com) – Pencarian terhadap penumpang KM Arim Jaya yang tenggelam di Perairan Sumenep, kembali membuahkan hasil. Satu penumpang ditemukan di Perairan Dungkek dalam kondisi meninggal.

“Penumpang yang baru ditemukan itu diidentifikasi bernama Aseri, laki-laki, berumur 39 tahun,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Rabu (19/6/2019).

Dengan demikian, penumpang perahu yang ditemukan meninggal berjumlah 20 orang, selamat 38 orang, dan belum diketemukan 2 orang. Jumlah total penumpang perahu tersebut 60 orang. “Upaya pencarian terhadap dua korban hilang itu masih dilakukan oleh tim gabungan Basarnas, BPBD, Satpol Air Polda Jatim, Polres, Polsek, dan Koramil,” terang Widiarti.

Dua penumpang perahu yang belum ditemukan masing-masing bernama Zirahtul Ilma (5) perempuan, dan┬áMoh Rizal (6), laki-laki. “Sebagian besar penumpang KM Arim Jaya telah dipulangkan ke Pulau Gowa-gowa, Raas, melalui Pelabuhan Dungkek. Jenazah korban meninggal juga dibawa ke Gowa-gowa untuk dimakamkan disana,” ungkapnya.

Pada Senin (17/6/2019) terjadi kecelakaan laut KM Arim Jaya di Perairan antara Sapudi-Giliyang, Kabupaten Sumenep. Kecelakaan itu diduga akibat cuaca buruk. Perahu berangkat dari Pulau Gowa-gowa, Kecamatan Raas, akan menuju Sumenep. Ternyata setiba di Perairan antara Sepudi – Giliyang, perahu dihantam ombak besar hingga terbalik dan tenggelam.

Pulau Gowa-gowa merupakan salah satu pulau kecil yang secara administratif masuk ke dalam wilayah Pulau/ Kecamatan Raas. Dalam kondisi cuaca normal, diperlukan waktu tempuh setidaknya 7 jam perjalanan laut untuk sampai ke Pulau Gowa-gowa. [tem/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar