Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Kuota Keterwakilan Perempuan di Pendaftaran Panwascam Sumenep Belum Terpenuhi

Sumenep (beritajatim.com) – Kuota keterwakilan perempuan dalam pendaftaran Panitia Pengawas Kecamatan di Kabupaten Sumenep belum menemuhi 30 persen. Sebanyak 399 orang mendaftar di Bawaslu namun calon perempuan masih sangat minim.

Berdasarkan data Bawaslu Sumenep, hingga hari terakhir pendaftaran pada Selasa (27/9/2022) tercatat baru ada 51 perempuan dari total 399 pendaftar Panwascam. Jumlah pendaftar laki-laki cukup banyak mencapai 348 orang.

Ketua Bawaslu Sumenep, Anwar Noris menjelaskan, kuota keterwakilan 30 persen perempuan dalam pendaftaran Panwascam sifatnya hanya saran yang perlu diperhatikan. Apabila tidak terpenuhi, maka tidak menjadi masalah.

“Jadi kuota 30 persen perempuan itu bukan suatu kewajiban yang harus terpenuhi. Hanya sebatas saran,” ujarnya.

Namun demikian, Bawaslu Sumenep akan melakukan rapat internal terkait belum terpenuhinya kuota tersebut. Hasil rapat akan dilaporkan ke Bawaslu Pusat melalui Bawaslu Provinsi Jawa Timur.

“Soal apakah masa pendaftaran akan diperpanjang atau tidak, tergantung Bawaslu RI. Termasuk apabila diperpanjang, apakah hanya khusus untuk pendaftar perempuan atau seperti apa? Nanti Bawaslu RI yang memutuskan,” terang Noris.

Ia mengaku bersyukur melihat tingginya animo masyarakat untuk mendaftarkan diri sebagai calon anggota Panwascam. Meski jumlah variatif, kebanyakan kuota minimal pendaftar sebanyak 6 orang di masing-masing kecamatan telah terpenuhi.

Pendaftar terbanyak Panwascam ada di kota mencapai 33 orang. Sedangkan jumlah pendaftar terendah adalah Kecamatan Nonggunong, Pulau Sapudi, hanya tujuh orang.

“Tapi itupun sudah melampaui batas minimal pendaftar,” ujarnya. [tem/beq]

Apa Reaksi Anda?

Komentar