Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Kunjungi Pesantren Tebuireng Jombang, Ridwan Kamil Disambut Santri Pasundan

Gubernur Jabar Ridwan Kamil menemui santri Tebuireng asal Jabar

Jombang (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengunjungi pondok pesantren Tebuireng Jombang, Jumat (21/1/2022) sore. Kedatangan Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, disambut oleh Himpunan Santri Pasundan (Hispa).

Rombongan Kang Emil memasuki pondok sekitar pukul 15.00 WIB. Pengasuh Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin langsung menyambut. Mereka kemudian menggelar pertemuan di dalem kasepuhan atau rumah induk. Nampak pula Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab dalam pertemuan itu.

Sekitar 30 menit kemudian, Gubernur Jabar ini keluar dari dalem kasepuhan. Nah, saat itulah santri Tebuireng asal Jawa Barat dan sekitarnya langsung membentangkan spanduk bertuliskan Hispa (Himpunan Santri Pasundan). Seiring dengan itu, sejumlah santri itu mengucapkan ‘wilujeng sumping’ secara bersamaan.

Selanjutnya, Ridwan dan santri berpose bersama. Ikut pula dalam foto bareng itu Gus Kikin. Santri Tebuireng itu lantas bersalaman dengan gubernurnya. “Yang rajin belajar ya selama di pesantren,” kata Kang Emil menyisipkan pesan saat bersalaman.

Ridwan Kamil beserta rombongan ziarah ke makam pendiri NU di pesantren Tebuireng Jombang

Ahmad Daru Hudni, salah satu anggota Hispa mengatakan, pihaknya sangat senang mendapat kunjungan dari Gubernur Jabar Ridwan Kamil. Dirinya sengaja menyambut kedatangan orang nomor satu di Jabar tersebut. “Tadi ada pemberitahuan dari pengurus pondok bahwa ada kunjungan Kang Emil. Karena itulah kami menyambut beliau,” ujar Daru.

Daru mengungkapkan, di pesantren Tebuireng, santri asal Jabar dan sekitarnya terdapat sekitar 450 orang. Mereka terhimpun dalam wadah Hispa. “Selain dari Bandung, anggota Hispa juga dari Banten, Bogor, Karawang,” ujar Daru yang mengenakan sarung dan berpeci.

Usai bertemu santri asal Pasundan, Ridwan Kamil beserta rombongan berziarah ke makam keluarga Tebuireng. Yakni, Hadratussyaikh KH Hasyim Asyari, KH Wahid Hasyim, KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, serta KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah. Doa dan tabur bunga di makam tersebut berlangsung khidmat. [suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar