Peristiwa

Kronologis Penemuan Granat dan Peluru Aktif di Pakis Surabaya

Petugas penjinakan bom Gegana Brigadir Mobil Polda Jatim saat mengevakuasi granat dan peluru aktif di Jalan Pakis, Sawahan, Surabaya, Rabu (20/1/2021).(Istimewa)

Surabaya (beritajatim.com) – Dua orang petugas kebersihan menemukan granat dan peluru di selokan jalan Pakis, Sawahan, Surabaya, Rabu (20/1/2021).

Penemuan granat ini berawal dari petugas yang mengeruk selokan drainase yang mengalami pendangkalan. Hanya saja, saat petugas tersebut mengeruk tanah sendimen, melihat sebuah granat dan 3 slongsong peluru yang diduga masih aktif.

Para petugas pun melaporkan kejadian ini ke kepala satgas kelompoknya dan diteruskan ke petugas Polsek Sawahan. Selanjutnya petugas Polsek Sawahan melakukan pembentangan garis Polisi untuk mengamankan wilayah dari warga yang menonton.

Kapolsek Sawahan, Surabaya, AKP Wisnu Setyawan membenarkan adanya penemuan granat beserta peluru tersebut. “Untuk sementara jalur Pasar Pakis arah Pakis Gunung ditutup. Ada penemuan granat dan peluru di tanah yang sedang dikeruk. Sembari menunggu tim Gegana Jibom Brimob Polda Jatim datang untuk menjinakkan,” jelas AKP Wisnu Setyawan Kuncoro Kapolsek Sawahan.

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Sawahan, Iptu Ristitanto menjelaakan, penemuan granat tersebut sekitar pukul 09.00 WIB. Granat dan peluru tersebut ditenukan oleh petugas bernama Abdul Kholik (5×) dan M Saiful (43) dan saksi lain yakni Kartono (75) yang merupakan ketua RT setempat.

Kini granat dan peluru tersebut sudah diamankan petugas dan dibawa ke Mako Brimob Polda Jatim untuk diamankan. “Untuk proses evakuasi aman dan terkendali. Granat serta peluru sudah diamankan ke Mako Brimob,” jelasnya kepada beritajatim.com.

Sementara saat ditanya akan kaliber peluru dan jenis peluru laras panjang atau pendek pihak kepolisian belum memperoleh data tersebut. Petugas masih menunggu proses pendataan dari Brimob Polda Jatim untuk menentukan jenis granat dan peluru yang ditemukan warga tersebut. “Granat dan pelurunya kita belum tahu jenisnya. Yang pasti granat nanas dan kalibernya belum diberikan datanya ke kami,” lanjut Risti.(man/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar