Peristiwa

Korban Tewas di Pabrik Tepung Mojokerto Adalah Pekerja Kontruksi Renovasi Pabrik

Korban dievakuasi ke ruang jenazah RSUD Prof Dr Soekandar Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Salah satu pekerja pabrik tepung PT Agrofood Makmur Mandiri yang tewas merupakan salah satu pekerja kontruksi renovasi pabrik. Pabrik di Jalan Raya Pemuda Desa Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto mengalami kebakaran pada, 15 April 2021 lalu.

Kapolsek Pungging, AKP Margo Sukwandi mengatakan, korban merupakan salah satu pekerja kontruksi renovasi pabrik. “Korban bekerja bersama tujuh orang lainnya. Korban terpeleset dan terjatuh dari ketinggian 7 meter. Kondisi korban meninggal,” ungkapnya, Jumat (28/5/2021).

Masih kata Kapolsek, diduga karena atap pabrik lincin lantaran di hujan rintik-rintik. Korban terjatuh dengan posisi telungkup, wajah korban membentur paving. Korban mengalami luka di bagian kaki, dahi dan ada sedikit benturan di wajah.

“Ini karyawan CV yang mengerjakan bekas terbakar dulu. Sementara manual, tidak ada alat keselamatan lain. Tapi lebih jelas masih dilakukan penyelidikan. Kejadian laka kerja ini sekitar pukul 11.30 WIB, kami terima laporan 12.00 WIB dan meluncur ke TKP,” jelasnya.

Lokasi PT Agrofood Makmur Mandiri di Kecamatan Pungging Mojokerto

Sebelumnya, kecelakaan kerja kembali terjadi di salah satu pabrik yang ada di Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. Kali ini, seorang pekerja meninggal saat melakukan pekerjaannya di pabrik tepung PT Agrofood Makmur Mandiri, Jumat (25/5/2021).

Pabrik yang terletak di Jalan Raya Pemuda Desa Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto mengalami kebakaran pada, 15 April 2021 lalu. Korban Pandik Cahyo Rahno (34) ini sedang mengerjakan kuda-kuda atap pabrik bersama tujuh orang rekannya. [tin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar