Peristiwa

Korban Tertimbun Galian Sumur Meninggal Dunia

Pamekasan (beritajatim.com) – Nasib nahas menimpa inisial NHR (37), warga Desa Batu Kalangan, Proppo, yang meninggal dunia akibat tertimbun tanah galian sumur di area persawahan Desa Guru’om, Kecamatan Proppo, Sabtu (20/6/2020).

“Korban meninggal dunia akibat tertimbun longsoran tanah sedalam kira-kira 8 meter, apalagi korban baru bisa dievakuasi setelah dua jam tertimbun,” kata Kepala Badan Pananggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Akmalul Firdaus.

Lebih lanjut disampaikan, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 15:00 WIB saat korban menggali ulang sumur lama untuk tanam tembakau. Nahasnya korban tidak tertolong diduga akibat kehabisan nafas di dalam reruntuhan tanah galian.

“Saat ini jenazah korban sudah berada di rumah duka, informasi yang kami terima, jenazah korban rencananya akan dikebumikan malam ini sesuai dengan permintaan pihak keluarga. Saat ini korban meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak,” ungkapnya.

Akibat peristiwa tersebut, pihaknya ikut berbela sungkawa atas meninggalnya korban akibat longsoran tanah galian. “Kami ikut berbela sungkawa dan mendoakan korban dengan doa terbaik, tidak kalah penting keluarga yang ditinggalkan semoga selalu diberi kesabaran dan ketabahan,” jelasnya.

Dari itu pihaknya berharap masyarakat agar selalu waspada dan meningkatkan kehati-hatian, mengingat saat ini masih musim hujan dan memasuki musim kemarau. “Jadi kami tetap mengimbau masyarakat agar selalu waspada, sebab saat ini masih musim hujan menuju musim kemarau,” pungkasnya. [pin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar