Peristiwa

Pembunuhan Terapis Mojokerto

Korban Selamat Adalah Pengantar Makan, Bukan Terapis

Barang bukti berupa senjata tajam jenis arit yang digunakan pelaku menganiaya dua orang terapis.

Mojokerto (beritajatim.com) – Korban selamat pembacokan di panti pijat Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Tatik (48) masih menjalani perawatan di RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. Korban bukan terapis namun pengantar makan di tempat itu.

Perempuan berusia 48 tahun warga Dusun Kwangen, Desa Sidorejo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto ini mengalami luka serius di belakang telinga akibat sabetan sabit yang dilakukan oleh pelaku. Sehingga korban harus mendapatkan perawatan di rumah sakit milik Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto tersebut.

Kapolres Polresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriadi mengatakan, korban selamat bukan merupakan terapis Panti Pijat Berkah milik Nasikha. “Ternyata korban luka bukan terapis. Korban merupakan yang biasa memasak untuk para terapis. Dia mengantar makan saat kejadian,” ungkapnya, Jumat (5/2/2021).

Masih kata mantan Kapolres Sumenep ini, sesaat sebelum kejadian Tatik diminta untuk menjaga sepeda motor pelaku dari ruang tamu panti pijat. Karena korban tewas, Ambarwati alias Santi (35) masih meminjat pelaku. Namun tiba-tiba mendengar suara minta tolong. “Tatik kemudian masuk. Akhirnya pelaku membacoknya juga,” katanya.

Kapolresta menambahkan, saat kabur pelaku terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV) di gudang pengepul rongsokan kertas semen. Lokasinya sekitar 900 meter dari tempat kejadian. Pelaku melintas mengendarai sepeda motor dengan telanjang dada. Tangan pelaku sebelah kiri diletakan di belakang punggung.

Saat melintas di gudang pengepul rongsokan kertas semen, pelaku sudah memakai celana lantaran ada warga yang melihat pelaku berhenti di depan Kantor Telkom Mlirip yang berjarak 600 meter dari lokasi kejadian. Korban berhenti untuk memakai celana.

“Dari rekaman CCTV, pelaku kabur memakai celana bukan bugil. Pelaku membawa dua celana. Satu celana lagi ditinggal di lokasi bersama baju dan celana dalamnya,” ujarnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Mojokerto, AKP Rohmawati Lailah menambahkan, korban selamat mengalami luka di bagian belakang telinga masih dalam perawatan medis. “Korban mendapat jahitan di bagian belakang telinga akibat sabetan sabit pelaku,” tambahnya. [tin/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar