Peristiwa

Korban PHK Tanpa Penghasilan Terima Paket Sembako Ramadan Heppiii

Probolinggo (beritajatim.com) – Muhammad Nabil, Warga Desa Brumbungan Lor, Probolinggo, Jawa Timur ini harus mengalami pahitnya PHK. Kurang dari sebulan menjelang lebaran, tempatnya bekerja tak kuasa lagi menahan dampak buruk pandemi corona.

“Tadinya saya bekerja di salah satu toko baju di Bali. Tetapi pada 30 April lalu, saya terkena pengurangan karyawan dan harus pulang ke kampung halaman,” ujar Nabil yang masih menjalani karantina di desanya, Brumbungan Lor Probolinggo.

Karena itu Nabil sangat bersyukur ketika datang bantuan dari Karang Taruna (Karta) Brumbungan Lor yang juga bagian dari Heppiii Community Probolinggo.

“Saya berterima kasih dengan adanya bantuan paket sembako ini. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi saya untuk menyambung hidup sehari-hari mengingat tak ada lagi penghasilan,” imbuh Nabil, Senin (18/5/2020).

Pandemi corona juga memberikan dampak bagi Wawan. Warga Dusun Klojen, Desa Martopuro, Pasuruan ini sudah dua bulan dirumahkan karena Restoran Sederhana Purwodadi, tempatnya bekerja tutup sejak Maret lalu. Karena tidak ada pemasukan, Wawan harus berhemat. Padahal ia harus menghidupi istri dan dua anaknya yang masih kecil.

Tetapi, Rabu (13/5/2020) Wawan bisa sedikit bernafas lega. Ia juga mendapatkan bantuan paket sembako Ramadan Heppiii dari Karta Dusun Klojen yang tergabung dalam Heppiii Community.

“Bantuan paket sembako ini benar-benar sangat membantu saya karena saya sudah dua bulan ini tidak mempunyai penghasilan. Sejak adanya pandemi virus corona ini, restoran tempat saya bekerja tutup dan semua karyawan dirumahkan,” ungkap Wawan.

Faqih Rizky Muhammad, Ketua Karang Taruna Patriot Desa Brumbungan Lor mengatakan paket sembako berupa 5 kilogram beras, 1 liter minyak goreng, 1 kilogram gula, dan roti tersebut dibagikan untuk para korban PHK maupun mereka yang dirumahkan.

Proses pembagian dilakukan dengan sistem door to door atau mendatangi langsung mereka yang berhak menerima.

“Ini menjadi bentuk kepedulian kami dari komunitas Heppiii Community untuk membantu warga yang tengah mengalami kesulitan ekonomi di tengah pandemi corona. Semoga bantuan ini bisa memberikan manfaat bagi mereka,” urai Faqih.

Pendapat senada juga diungkapkan Koordinator Heppiii Community Kecamatan Purwosari, Pasuruan, Waluyo Utomo. Waluyo menjelaskan, anggota Karta merasa senang bisa melakukan tindakan baik di Bulan Ramadan.

“Aksi ini tentu menjadi pembelajaran positif bagi anggota Karta untuk meringankan beban orang-orang yang terkena PHK maupun dirumahkan. Apalagi selama ini belum ada bantuan untuk mereka,” terang Waluyo.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Desa Labruk Kidul, Wahyudi Rosad menuturkan 110 paket sembako telah disalurkan kepada warga terdampak Covid-19, yang sebagian besar merupakan pedagang. Menurutnya, pendistribusian bantuan ini disebar melalui masing-masing RW.

“Kami merasa bersyukur karena paling tidak kami ikut berperan dan berkontribusi ke masyarakat untuk menyalurkan bantuan tersebut. Ini menjadi bentuk kontribusi Karta untuk masyarakat Labruk Kidul,” katanya.

Total sembako yang dibagikan dalam program Ramadhan Heppiii ini mencapai 2.090 paket. Paket sembako tersebut disalurkan oleh 19 Karta yang tergabung dalam Heppiii Community di wilayah Probolinggo, Pasuruan, dan Lumajang. (*)

Apa Reaksi Anda?

Komentar