Peristiwa

Korban Meninggal Usai Dijambret Kawanan Ini

Pelaku penjambretan saat jalani gelar perkara di Mapolrestabes Surabaya, Senin (13/4/2020).(Satrskrim)

Surabaya (beritajatim.com) – Lilik Choiriyah (47) akhirnya menghembuskan nafas terakhir usai dirawat di UGD RSU dr Soeromo. Lilik merupakan korban penjambretan di kawasan Jalan Indrapura.

Lilik menaruh tas dengan dikaitkan ke badan sisi kiri, tas korban pun ditarik penjambret. Jambret yang berboncengan membawa motor ini pun tanpa pikir panjang  menarik tas hingga korban terjatuh.

Tepatnya Jumat (20/3/2020) sore hari. Kedua pelaku yang sudah diamankan yakni Rendy dan Bahtiar. Mereka menjambret dapat ponsel pintar J6 yang dijual seharga Rp 1,3 juta dan dibagi rata.

“Usai ditarik korban jatuh dan mengalami pendarahan kepala. Akhirnya korban dibawa ke RS Soetomo dan belum sampai 24 jam di rawat, korban meninggal. Pelaku sudah diamankan, untuk joki dan perantara penjualan barang curian. Pelaku joki dan perantara ini juga residivis jambret, untuk eksekutor berinisial F sedang dalam pengejaran,” jelas AKP Iwan Heru Purwanto, Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya, Senin (13/4/2020).

Penadahnya ada tujuh orang pembeli. Jadi menurut penadah barang ini dijual dan dijual kembali oleh para penadah. Menurut keterangan para pelaku mereka sudah tujuh kali melakukan penjambretan di kawasan Indrapura.

Mereka merupakan spesialis penjambretan yang tak kenal waktu saat beraksi. Tak hanya nekat, para penjambret ini selalu mengawasi korbannya yang lengah membawa tas. Menurutnya, jika korban lengah membawa tas akan mempermudah aksi perampasan tas. Mereka juga mengaku tak perduli saat merebut tas apakah korban terjatuh atau tidak.

“Ya saya gak tahu kalau korbannya jatuh atau tidak. Ternyata menurut informasi yang saya peroleh korban terakhir saya jambret jatuh dan meninggal, ” jelas Rendy saat ditanyai petugas.

Sementara kedua pelaku dijerat dengan pasal 365 yakni pencurian dengan kekerasan dan pelaku F yang menjadi eksekutor masih dalam pengejaran. Para pelaku diamankan saat bersembunyi di dalam rumah. Keduanya ditangkap dan ditembak kedua kakinya karena melawan dan lari saat hendak ditangkap.(man/ted) 

Apa Reaksi Anda?

Komentar