Peristiwa

Komplotan Pencuri Ditembak Polisi Sampang

Sampang (beritajatim.com) – Ali Idrus alias Sumbing (38) asal Palembang dan Moh Sholeh (31) warga Kabupaten Bangkalan, terpaksa harus ditembak kakinya oleh jajaran Satreskrim Polres Sampang lantaran berusaha kabur usai melakukan pencurian dengan kekerasan di wilayah Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang.

Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman melalui Waka Polres Kompol Suhartono, menjelaskan penangkapan kedua pelaku atas laporan inisial MM (51) bendahara SMPN 1 Torjun sekaligus korban.

“Anggota kami berhasil mengetahui identitas pelaku dan mendapatkan bukti kuat, pelaku dibekuk di sebuah toko Alfamart di wilayah Camplong,” terang Kompol Suhartono, Selasa (27/8/2019).

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari peristiwa pencurian pada Selasa 20 Agustus 2019 lalu, yakni bendahara SMPN 1 Torjun kehilangan uang BOS yang disimpan dalam mobil senilai Rp 52.864.000 usai mencairkan dari Bank Jatim.

Saat itu korban memarkirkan mobil Avanza nopol M 1192 NF di halaman luar sekolah. Kemudian dua pelaku datang mendekati mobil korban lalu melemparkan serpihan busi ke kaca mobil depan bagian kiri hingga pecah. “Beberapa hari kemudian pelaku beraksi di Jalan Imam Bonjol Kota Sumenep dengan modus sama, pelaku lari ke arah barat hingga diangkap di Camplong Sampang,” imbuhnya.

Barang bukti yang diamankan polisi antara lain tas milik korban dan tersangka, motor yang digunakan tersangka, uang tunai sisa pencurian senilai Rp 3.800.000, serpihan pecahan kaca, dan satu unit mobil korban. Akibat perbuatannya, dua pelaku dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.[sar/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar