Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Komisioner KPU Pamekasan Berkantor di Bekas Gudang Logistik

Kondisi Gedung KPU Pamekasan di Jl Brawijaya, Kelurahan Jungcancang, Pamekasan.

Pamekasan (beritajatim.com) – Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan, di Jl Brawijaya, ambruk diduga akibat faktor usia bangunan. Terlebih posisi kantor memang menjadi langganan titik banjir saat musim bujan.

Kantor yang terletak di Kelurahan Jungcancang, Pamekasan, juga sudah tidak ditempati dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi tersebut justru membuat para pegawai maupun komisioner terpaksa harus menempati bekas gudang penyimpanan logistik Pemilu di sisi timur lokasi kantor.

Bahkan kondisi bekas gudang logistik tersebut juga terbilang sangat tidak layak, namun hal tersebut terpaksa tetap ditempati sebagai alternatif. “Beberapa saat setelah kantor kami kosongkan, tiba-tiba ambruk,” kata Komisioner KPU Pamekasan, Moh Amiruddin, Kamis (16/12/2021).

“Hal itu memang wajar (ambruk), apalagi kondisi kantor KPU Pamekasan memang sudah sangat tidak layak ditempati. Bahkan kami juga sempat mengusulkan pembangunan kantor baru dan tinggal menunggu naskah perjanjian hibah daerah alias NPHD,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga sering mendapat sindiran dari komisioner KPU daerah lain, khususnya ketika kami sedang melaksanakan rapat virtual. “Kondisi kantor saat ini merupakan menjadi yang paling jelek di Indonesia, bahkan kami juga sering disebut dengan istilah penghuni gudang bekas,” jelasnya.

“Bahkan setahu kami di Indonesia, tidak ada kantor KPU yang menempati gudang (kecuali di KPU Pamekasan). Apalagi ruangan komisioner saja hanya cukup satu kursi satu meja, plus ruang pertemuan yang hanya berukuran 2×3,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga sudah menyampaikan kondisi tersebut ke DPRD Pamekasan, termasuk Bupati Pamekasan. Hanya saja hingga saat ini belum ada inisiatif untuk memberikan solusi bagi para pegawai maupun komisioner KPU setempat.

Untuk diketahui, KPU Pamekasan merupakan organisasi struktural pemerintah pusat. Sehingga tidak diperkenankan menggunakan anggaran yang bersumber dari APBD. Sekalipun pada beberapa tahun sebelumnya, juga sempat diajukan menerima dana hibah untuk pembangunan kantor baru.

Memang selama ini, keberadaan kantor KPU Pamekasan di Jl Brawijaya, tercacat sebagai salah satu kantor pemerintahan yang selalu tergenang banjir saat memasuki musim penghujan akibat kondisi kantor yang berada di bawah permukaan aliran kali. [pin/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar