Peristiwa

Kloter Terakhir Embarkasi Surabaya, 9 Koper Diamankan Petugas PPIH

Surabaya (beritajatim.com) – Kloter ujung sebagai penutupan pemberangkatan haji ternyata masih banyak calon haji dititipi rokok dan obat kuat.

Tak hanya obat kuat, obat khusus wanita supaya singset, langsing dan wangi untuk kewanitaanya juga jadi barang bawaan calon haji.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi surabaya saat memeriksa 450 koper bagasi calon haji mendapatkan 200 bungkus jamu dan 100 bungkus rokok.

“Memang masih ada temuan rokok dan obat kuat di kloter 85 jemaah asal Kabupaten Pamekasan,” jelas Sutarno, petugas PPIH Embarkasi Surabaya, Senin (5/8/2019).

Pada penemuan tersebut,petugas pengawasan barang bawaan bagasi ini mengamankan sembilan koper.

Kesembilan koper tersebut disendirikan dan dilakukan pemeriksaan khusus oleh panitia, baik perwakilan Bea dan Cukai, Kepolisian, TNI maupun PPIH Embarkasi.

“Tadinya ada 20 koper yang dicurigai. Tapi yang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut itu hanya sembilan koper,” papar Tarno.

Sementara perugas PPIH melakukan penyitaan dan mendata total barang sitaan bawaan jemaah haji.

“Barang kita simpan di gudang dsn akan didata total nanti usaipenutupan rapat panitia Embarkasi Surabaya,” tandasnya. [man/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar