Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Kisah Guru Ngaji di Lamongan yang Tinggal di Bekas Kandang Ayam

Rumah Sunariyadi yang mulai dibedah oleh Lazismu PC Muhammadiyah Babat, Lamongan.

Lamongan (beritajatim.com) – Seorang guru ngaji di Dusun Pereng, Desa Gendongkulon, kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan tinggal di rumah yang jauh dari kata layak.

Guru ngaji itu adalah Sunariyadi. Di rumah kecil tersebut, ia tinggal bersama Sri Mulyani istrinya dan tiga anaknya.

Dalam kesehariannya, Sunariyadi dan istrinya mengajar ngaji saat sore hari. Sedangkan saat pagi hingga siang hari, Sunariyadi bekerja sebagai tukang las, dan istrinya bekerja sebagai penjaga kantin sekolah.

Pendidikan anak-anaknya pun terbantu beasiswa. Anak pertamanya sudah bekerja dan anak keduanya kuliyah di salah satu PTN di Malang. Sedangkan anak ketiganya masih di bangku sekolah dan menghafalkan Al-Quran di salah satu pesantren yang ada di Lamongan.

Kondisi rumah Sunariyadi terlihat begitu memprihatinkan. Dinding rumah terbuat dari sesek (anyaman bambu), berlantaikan tanah, dan rumah yang ditempati pun merupakan bekas kandang ayam.

Rumah Sunariyadi yang mulai dibedah oleh Lazismu PC Muhammadiyah Babat, Lamongan.

Nasib guru ngaji tersebut mendapat perhatian dari Lembaga Zakat Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Pengurus Cabang Muhammadiyah (PCM) Babat.

Kini, Lazismu Babat mulai membedah rumah pasutri guru ngaji tersebut menjadi tempat tinggal layak huni. Sehingga, Sunariyadi beserta keluarga bisa lebih nyaman dan tak perlu was-was lagi, utamanya saat musim penghujan.

“Peletakan batu pertama bedah rumah guru ngaji sudah kita mulai,” kata Sekretaris Kantor Layanan (KL) Lazismu PCM Babat, Mubarok, Minggu (23/1/2022).

Menurut Mubarok, peletakan batu pertama untuk pondasi dan pengecoran tersebut sebagai tanda dimulainya bedah rumah, yang melibatkan Sekretaris Kecamatan, Kepala Desa, Bhabinkamtibmas dan pengurus PCM Babat.

Lebih lanjut, Mubarok mengatakan, bahwa program bedah rumah ini difasilitasi oleh Lazismu PDM Lamongan melalui dana yang bersumber dari warga Muhammadiyah.

Rumah Sunariyadi yang mulai dibedah oleh Lazismu PC Muhammadiyah Babat, Lamongan.

Ditambahkan Mubarok, jika bedah rumah ini ditargetkan selesai dalam kurun waktu satu bulan. Untuk kelancaran pelaksanaan pembangunannya, maka dibentuk panitia yang melibatkan PRM, Aisyiyah dan Pemuda Muhammadiyah Gendongkulon serta masyarakat setempat.

“Semoga bedah rumah ini selesai tepat waktu sesuai rencana. Terima kasih kepada segenap warga masyarakat yang telah bersimpati dan membantu atas terlaksananya bedah rumah ini,” ungkap pria yang juga anggota Majlis Pendidikan Kader PD Muhammadiyah Lamongan ini.

Sementara itu, Sekcam Babat Gatot Sugiharto, didampingi Kepala Desa Gendong, Karlan, mengapresiasi atas terlenggaranya bedah rumah yang dilakukan Lazismu bersama masyarakat setempat.

“Semoga yang dilakukan Lazismu ini membawa keberkahan dan kemanfaatan bagi Bapak Sunariyadi bersama keluarganya dan lingkungan sekitarnya,” pungkasnya. [riq/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar