Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Khofifah Minta NU Ajak Pengungsi Korban Erupsi Semeru Salawatan

Lumajang (beritajatim.com) – Sebagian besar pengungsi korban erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, lebih mengalami persoalan psikologis daripada sakit secara fisik.

Hal ini diketahui Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat bertanya kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Erwin Astha Triyono soal keluhan warga yang berkunjung ke posko kesehatan. “Ternyata lebih banyak psikologis dari kesehatan (fisik). Oleh karena itu kalau misalnya teman-teman dari NU, boleh mereka diajak salawatan. MDMC mungkin mengajak baca surat Yasin,” katanya, dalam rapat dengan perwakilan relawan, di Kantor Kecamatan Pasirian, Selasa (7/12/2021) malam.

Menurut Khofifah, para pengungsi ini diserang kejenuhan. “Karena mereka ini doing nothing. Jadi ya katanya ke doter bukan karena pusing. Buan itu rupanya, tapi sudah mulai bosan di pengungsian. Areanuya sudah area psikologis,” katanya.

Ridwan, perwakilan NU Peduli Semeru, membenarkan jika pengungsi membutuhkan penyembuhan trauma. “Kami kemarin bersama tim medis Kantor Kesehatan Pelabuhan Surabaya juga berkeliling melayani kesehatan (pengungsi). Hampir mayoritas membutuhkan psikolog,” katanya.

“Rata-rata oleh teman-teman psikolog yang ditangani anak-anak kecil. Padahal orang tuanya juga terdampak secara psikologis. Yang paling penting orang tuanya yang ditangani secara psikologi, terus anaknya bisa mengikuti,” kata Ridwan. [wir/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar