Iklan Banner Sukun
Ekbis, Peristiwa

Ketua PKK Sidoarjo Ning Sasha Dukung Brand Lokal

Sidoarjo (beritajatim.com) – Memasuki Level 1 penyebaran Covid-19, tekad Moonzaya Indonesia sebagai tren mode Indonesia, meluncurkan produk baru berupa busana muslimah Gayaku di Fave Hotel Sidoarjo Sabtu (25/9/2021).

Launching sister brand Gayaku yang dikemas dengan acara fashion show ‘Moonzaya Hadir untuk Indonesia’ ini berlangsung secara sederhana dan ceria, karena di tengah pandemi Covid-19 dengan selalu mengedepankan protokol kesehatan.

Produk busana Gayaku beserta tas dan dompet Moonzaya yang dikenalkan ini khusus untuk kaum muslimah, dan sangat cocok untuk semua kalangan kaum hawa.

“Busana muslimah yang kami kenalkan ini sangat cocok untuk semua kalangan wanita,” kata Owner Moonzaya Indonesia Muntasor.

Selain itu, tambah Muntasor,  brand yang dijual menjangkau untuk semua kalangan. Harga tas kulit wanita yang ditawarkan masih terbilang cukup terjangkau mulai dari Rp 100 ribu sampai senilai Rp 150 ribu. Sedangkan untuk busana Gayaku, seharga Rp 200 ribu sampai Rp 250 ribu.

Para model bergaya dengan busana Gayaku lengkap dengan tas kulit Moonzaya Indonesia

“Sebenarnya sih brand kita untuk usia 18 sampai 35 tahun, tetapi dalam model desain yang ada,  dibawah 18 atau masih SMA juga banyak yang suka memakainya. Jadi tas dan busana Gayaku bisa buat semua kalangan, dan harganya juga tak mehong (sebutan tidak mahal),” kelakar Muntasor .

Desain busana Gayaku lengkap dengan bahan yang halus dan licin ditambah dengan warna-warna cerah yang lembut bisa jadi pilihan kaum hawa.

Nur Rahmawati Fauzi (Yuzie) mengungkapkan kegiatan launching produk ini ditargetkan akan menjadi trend setter dan mampu menarik semakin banyak pencinta produk Moonzaya Indonesia.

Moonzaya Indonesia mengusung acara launching produk baru sekaligus gathering ini di hadiri Hj. Sa’adah Ahmad Muhdlor (Ning Sasha) isteri Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor), Desprindag Kab. Sidoarjo dan para mitra Moonzaya Indonesia. “Kami berterima kasih atas dukungan Ning Sasha,” imbuh isteri Muntasor tersebut.

Sementara itu, Hj. Sa’adah Ahmad Muhdlor (Ning Sasha) mengaku bangga kepada UKM yang bergerak dibidang fashion khususnya produksi tas, dompet dan busana muslimah brand lokal Sidoarjo ini.

Sejumlah agen yang mendapatkan reward dari Owner Moonzaya Indonesia

“Saya ucapkan terimaksih atas bentuk kepedulian Moonzaya kepada masyarakat sekitar, karena dimasa pandemi saling membantu dan sinergi antara pemerintah, pengusaha harus dilakukan,” terangnya

Ning Sasha yang juga selaku Ketua Dekranasda Sidoarjo itu menjelaskan, pelaku UMKM di Sidoarjo harus siap menambah target market dan memulai digital bisnis, karena dengan menggunakan digital bisnis, pemasaran akan semakin luas, serta produk yang beragam akan mempengaruhi ketertarikan para konsumen baik lokal maupun luar daerah.

“Pelaku bisnis, khususnya Moonzaya Indonesia yang baru satu tahun merintis namun sudah mempunyai ratusan reseller, target market dalam mempromosikan produk sangat penting, menggembangkan side brang atau brand sampingan misalnya tas sekolah, anak-anak. Selain itu, perluasan market melalui digital membantu menaikkan profit dan brand itu sendiri,” jelasnya.

Menurut Ning Sasha pihaknya akan mendukung penuh UMKM yang mengangkat brand lokal dan memberdayakan masyarakat sekitar dalam proses produksi.

“Dengan dinas terkait nantinya akan rutin dilakukan peningkatan  managemen bisnis bagi pelaku UKM, UMKM harapannya agar bisa lebih fokus, pelaku UKM bisa belajar banyak terkait pengembangan bisnis,” pungkas Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo itu. (isa/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar