Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Ketua DPRD Surabaya Beri Imbauan Untuk Pemudik: Yang Belum Booster Segera ke Faskes

Suasana arus mudik H-7 di Stasiun Gubeng Surabaya dan harga tiket KAI Akses

Surabaya (beritajatim.com) – Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono, memberikan imbauan kepada para pemudik yang akan berangkat ke kampung halaman jelang Lebaran 2022. Dia mengingatkan agar para pemudik untuk segera mendapatkan booster agar mudik makin nyaman.

“Bagi yang belum vaksin, ayo segera ke fasilitas kesehatan atau sentra vaksinasi terdekat,” ujar Adi, Kamis (28/4/2022).

Adi meminta Dinas Kesehatan mengenjot vaksinasi, terutama booster. Jika diperlukan, menggunakan strategi jemput bola dengan mendatangi pemukiman warga.

“Masifkan, bikin jemput bola, karena ini demi keselamatan warga dan sangat menentukan relaksasi berbagai sektor kegiatan,” katanya.

Vaksin booster merupakan syarat mutlak bagi pemudik untuk bisa pulang kampung, seperti yang telah diserukan oleh Presiden Joko Widodo. Selain itu, Adi juga mengajak masyarakat yang keluar maupun masuk Kota Surabaya untuk menjaga situasi Covid-19 tetap terkendali dengan baik.

Salah satunya melalui disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes). Menurutnya, prokes penting guna menjaga Kota Surabaya tetap kondusif.

“Tetap disiplin menjaga protokol kesehatan. Konsumsi makanan dan minuman yang sehat juga penting untuk menjaga daya tahan tubuh. Bisa dengan makanan-minuman khas lokal seperti jamu, buah lokal, dan sebagainya,” kata Adi.

Di samping prokes dan menjaga daya tahan tubuh, kunci untuk terus menjaga situasi Covid-19 adalah vaksinasi. Di Surabaya, Adi bersyukur, vaksinasi dosis pertama dan kedua sudah sangat massif.

Capaian vaksinasi dosis pertama dan kedua masing-masing 131 persen dan 114 persen. Adapun untuk vaksinasi dosis ketiga atau booster, mencapai 54 persen.

Soal pengamanan selama libur Lebaran, Adi menyerahkan hal itu kepada ahlinya yakni Kepolisian. Namun Adi berharap, ada partisipasi masyarakat untuk menjaga kampungnya. Seperti pengurus RT, RW, dan LPMK diminta untuk aktif.

“Menjaga situasi kamtibmas ini tentu ujung tombaknya ada pada kepolisian. Polrestabes sudah memastikan kepada kami untuk menjaga Kota Surabaya ini dengan sebaik-baiknya. Namun saya berharap, ada peran aktif dari masyarakat melalui pengurus kampung. Jadi nanti sebelum mudik, ditemukan bagaimana formula yang baik untuk menjaga kampungnya masing-masing,” pungkasnya. [asg/beq]


Apa Reaksi Anda?

Komentar