Peristiwa

Kesal Belum Dapat Pupuk, Petani di Tuban Hadang Pendistribusian Pupuk Subsidi

Tuban (beritajatim.com) – Ratusan petani Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban melakukan penghadangan pengiriman pupuk bersubsidi yang sedang lewat di jalan raya Tuban-Rengel, Dusun Tlogonongko, Senin (9/11/2020).

Para petani mengaku terpaksa lantaran sampai saat ini masih belum mendapatkan jatah pengiriman pupuk bersubsidi. Padahal saat ini mereka sudah waktunya melakukan pemupukan setelah tanam jagung telah dilakukan.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com di lapangan, sedikitnya terdapat tiga kendaraan truk diesel pengangkut pupuk bersubsidi yang dihadang. “Sekarang sudah waktunya mupuk, tapi belum ada pupuk sama sekali. Sampai hari ini tidak dapat jatah pupuknya padahal saya juga punya Kartu Tani,” terang salah satu petani asal Dusun Mbok Keng-keng, Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban yang berada di lokasi penghadangan itu.

Para petani yang sudah kesal lantaran tidak bisa mendapatkan pupuk bersubsidi itu langsung menghentikan kendaraan truk yang akan mendistribusikan pupuk subsidi itu ke wilayah Kecamatan Grabagan, Tuban. Selanjutnya mereka beramai-ramai menurunkan pupuk bersubsidi itu dari kendaraan truk. “Kita niatnya membeli, yang penting kita bisa dapat pupuk,” ujar Romlah, ibu-ibu yang ikut mencari pupuk subsidi itu.

Sementara itu, petugas kepolisian dari jajaran Polsek Semanding, Polres Tuban yang mendapatkan informasi adanya penghadangan pupuk itu langsung datang ke lokasi penghadangan itu. Petugas dari Polsek Semanding berserta dengan Camat Semanding dan pihak desa mencoba menenangkan para petani yang ingin mendapatkan pupuk itu.

Petugas kepolisian dan juga Camat langsung melakukan mediasi antara para petani dengan pihak distributor pupuk bersubsidi yang akan di kirim ke wilayah Kecamatan Grabagan, Tuban itu. Berdasarkan hasil mediasi akhirnya para petani rela melepaskan truk yang dihadang tersebut dengan syarat diganti dengan pupuk yang akan dikirim ke Desa Jadi langsung dikirim hari ini.

“Sudah menjadi kesepakatan dari hasil mediasi pupuk ini akan tetap dikirim ke tujuan semula ke Grabagan. Sedangkan untuk di sini di Desa Jadi langsung akan dikirim penggantinya. Memang untuk Desa Jadi ini sebenarnya sudah ada jatahnnya sendiri,” ungkap Danarji, Camat Semanding, Tuban saat berada di lokasi.

Adapun untuk wilayah Desa Jadi, Kecamatan Semanding, khususnya wilayah Dusun Mbok Keng-keng dan Selang mendapatkan kiriman dua truk pupuk subsidi yang harusnya dikirim besuk. Sedangkan untuk kendaraan tiga truk yang akan mengirim pupuk ke Grabakan kembali jalan dengan dikawal petugas kepolisian.[mut/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar