Peristiwa

Kesaksian Juru Kunci Makam Soal Air Sumur yang Panas dan Berasap

Sidoarjo (beritajatim.com) – Panasnya air sumur di makam Desa Watutulis, Kecamatan Prambon, pertama kali diketahui oleh Marfai (56), juru kunci makam tersebut. Saat itu Marfai akan melakukan bersih-bersih makam. Setiba di makam, Marfai langsung cuci kaki seperti kebiasaannya setiap hari.

Ia kaget bukan main saat air dalam timba yang diambil dari dalam sumur, ditumpahkan ke kakinya. Sampai kagetnya, Marfai sampai menghindarkan kakinya dari siraman air itu. “Kulo kaget, tuyone ternyata panas sekali (Saya kaget air yang saya tumpahkan ke kaki, terasa panas sekali),” katanya dengan logat Bahasa Jawa halus, Sabtu (28/12/2019).

Setelah mengetahui air sumur bersuhu panas, dirinya memberitahukan ke perangkat desa. Setelah itu kabar sudah sampai ke mana-mana dan warga penasaran hingga beramai-ramai datang ke makam. “Banyak warga yang antara percaya dan tidak, hingga ke makam sendiri dan beramai-ramai melihat dari dekat,” tambahnya.

Dia menceritakan, kondisi itu sebetulnya sejak sehari sebelumnya. Hanya saja kemarin kondisi airnya terasa hangat, tidak panas seperti sekarang ini. “Saat ini, panasnya melebihi hangat dari kondisi kemarin,” papar Marfai. [isa/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar