Peristiwa

Kepala SKK Migas Jabanusa: Kami Tetap Kerja Optimal

Kepala SKK Migas Jabanusa, Nurwahidi, saat menerima sejumlah pengurus PWI Jatim di kantornya, Senin (20/4/2020)

Surabaya (beritajatim.com)--Kinerja SKK Migas Jabanusa dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) tetap all out dalam memproduksi minyak dan gas bumi (Migas) di tengah musim wabah virus corona (Covid-19). Seluruh ketentuan dan protokol kesehatan tentang covid-19 dipakai dan dijalankan secara konsisten oleh SKK Migas Jabanusa dan KKKS di bawah tanggung jawabnya.

“Seluruh KKKS tetap bekerja all out dalam memproduksi minyak dan gas. Tentu kita ikuti semua ketentuan dan protokol kesehatan bekerja di saat wabah corona ini,” kata Kepala SKK Migas Jabanusa, Nurwahidi, saat menerima sejumlah pengurus PWI Jatim di kantornya, Senin (20/4/2020) siang.

Sejumlah pengurus PWI Jatim, Senin siang, menyerahkan PWI Jatim Award 2020 Bidang Penguatan Energi kepada Nurwahidi. Para pengurus yang dipimpin Ketua PWI Jatim, Ainur Rohim, di antaranya Wakil Ketua PWI Jatim Bidang Kerja Sama Lutfil Hakim, Sekretaris Dewan Kehormatan Dwi Eko Lokononto, Ketua HPN 2020 PWI Jatim Teguh Lulus R, dan Sekretaris HPN 2020 Didik Kusbiantoro. Selain itu, sejumlah staf SKK Migas Jabanusa juga hadir, seperti Doni Aryanto (Manajer Humas), Wahyudono, dan Indra.

“Award ini kita berikan merujuk pada kinerja obyektif SKK Migas Jabanusa yang andilnya besar pada lifting minyak dan gas secara nasional. Saat ini, SKK Migas Jabanusa memberikan kontribusi sekitar 30 persen lifting minyak Indonesia,” kata Ainur Rohim.

Nurwahidi mengutarakan, wabah virus corona merupakan realitas tak terduga dan mengakibatkan banyak dampak pada aktifitas sosial ekonomi dan sosial kemasyarakatan. SKK Migas Jabanusa dan KKKS tetap menjalankan optimalisasi kerja praktis di lapangan sesuai target yang diplot pemerintah. “Kerja kita tetap optimal,” tegas Nurwahidi.

Karena saat ini wabah virus corona, katanya, protokol kesehatan dan ketentuan lain untuk mengantisipasi kemungkinan penyebaran virus corona dilakukan SKK Migas Jabanusa dan KKKS secara maksimal. Tujuannya, agar SDM tetap terjaga kesehatan dan keselamatannya, serta rencana kerja yang telah digariskan bisa dijalankan secara konsisten dan optimal. “Ya kita ikuti semua protokol kesehatan yang digariskan pemerintah, termasuk ketentuan yang diputuskan pemerintah daerah,” ungkapnya.

Untuk Semua KKK di Jabanusa Terkait award bidang penguatan energi yang diberikan PWI Jatim, Nurwahidi menyatakan, pihaknya memberikan apresiasi. Rencana dan target kerja yang dibebankan oleh negara kepada dirinya merupakan kewajiban dan tanggung jawab yang mesti dijalankan dengan niat kuat. “Kalau kemudian kinerja kami diapresiasi teman-teman PWI Jatim, ya saya sampaikan banyak terima kasih,” katanya.

Nurwahidi mengatakan, apresiasi ini bukan hanya untuk dirinya dan SKK Migas Jabanusa. Seluruh KKKS yang berada di Jabanusa pantas dinilai berkontribusi besar, sehingga apresiasi dari kalangan praktisi media massa ini diraih SKK Migas Jabanusa. “Kontribusi mereka juga sangat besar,” ungkapnya.

Kepala SKK Migas Jabanusa, Nurwahidi (kiri) dan Ketua PWI Jatim Ainur Rohim (kanan)

Ke depan, katanya, relasi konstruktif antara SKK Migas Jabanusa dan KKKS dengan media massa di wilayah ini terus ditingkatkan. Terutama aspek kapasitas building wartawan terkait dunia hulu migas harus terus diasah dan dipromosikan.

Nurwahidi melihat, sebagian besar konten pemberitaan media massa terkait kinerja hulu migas di Jabanusa positif dan konstruktif. Kritik juga tetap dibutuhkan untuk perbaikan bersama. “Terima kasih banyak atas
dukungannya. Yang kami kerjakan selayaknya publik juga tahu,” ujarnya.

Secara faktual, sejumlah KKKS di Jabanusa terus menunjukkan kinerja maksimal. Misalnya, ExxonMobil Cepu Limited yang mengoperatori Blok Cepu mampu mencapai lifting minyak sebesar 220 ribu barel per hari. PT Pertamina EP Cepu sedang membangun dan mengembangkan fasilitas produksi di lapangan Jambaran dan Tiung Biru, dengan target lifting gas sebesar 170 sampai 190 juta kaki kubik per hari.

Selanjutnya, PT Pertamina EP Asset 4 berpacu meningkatkan produksi minyak hingga stabil di level 9.000 barel per hari di lapangan Sukowati, dan PT PHE Tuban East Java melakukan spud in WMA-1 exploration drilling dan PEP Cepu Alas Dara Kemuning sudah melakukan pengeboran eksplorasi dan mengajukan POD1.

Sementara itu, HCML akan mengebor 7 sumur gas dengan target on stream pada kuartal III tahun 2020. Kemudian, Kangean Energy Indonesia sudah berhasil melaksanakan penyaluran gas dari lapangan Terang, Sirasun, dan Batur 2 yang on stream di kuartal pertama 2019. “Kita berusaha keras program kerja 2020 tetap berjalan sesuai planning sekali pun ada wabah virus corona. Tapi, aspek kesehatan dan keselamatan SDM tetap kami perhatikan,” tegas Nurwahidi. [air/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar