Peristiwa

Mulanya Sidak

Kepala Dinsos Jember Ikut Usung Jenazah Penghuni Liposos

Kepala Dinsos Jember Widi Prasetyo (pakaian cokelat)

Jember (beritajatim.com) – Widi Prasetyo, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jember, Jawa Timur, semula hanya melakukan inspeksi dadakan ke Lingkungan Pondok Sosial (Liposos) di Kecamatan Kaliwates, Selasa (27/7/2021).

Namun tak disangka, ternyata salah satu penghuni Liposos meninggal dunia. Akhirnya Widi ikut mengusung keranda ke mobil jenazah.

“Pagi-pagi saya ke Liposos. Kebetulan, ada klien yang meninggal dunia. Akhirnya saya merawat bersama kawan-kawan sampai paripurna. Namanya Pak Madlun, sakit karena sudah sepuh (tua),” kata Widi.

Madlun berusia kurang lebih 75 tahun. Satuan Polisi Pamong Praja yang merazianya di daerah Gebang pada 5 Mei 2021 malam mengantarnya ke Liposos. “Kami rawat semua sampai pemakaman,” kata Widi.

Kapasitas Liposos maksimal 30 orang penghuni. Namun saat ini Liposos dihuni 13 orang laki-laki dan 10 perempuan. Mereka tidak memiliki kartu tanda penduduk, namun mengaku dari luar Jember. “Kemarin ada yang masuk dalam kondisi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dari Bali, Setelah kami rujuk ke rumah sakit Lawang, ada perkembangan positif. Dia sudah ingat dan ada di sini,” kata Widi.

Widi saat ini tengah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Bali. “Nanti akan kami kirim yang bersangkutan pulang ke rumahnya,” katanya.

Dinas Sosial Jember berusaha berhati-hati merawat para penghuni pada era pandemi. Salah satu penghuni perempuan dirujuk ke Rumah Sakit dr. Soebandi dua hari lalu. “Sekarang masih dirawat di sana,” kata Widi.

“Kita harus tetap berhati-hati pada era pandemi, karena kita tidak tahu, sehingga saya lewat kepala bidangnya supaya men-tracing seluruh penghuni Liposos hari ini. Semua diswab (antigen), baik itu klien maupun teman-teman yang melayani. Ini untuk memastikan teman-teman dalam kondisi sehat semua, karena kondisi (penghuni) rata-rata sudah tua dan sakit. Jadi saya takut terjadi apa-apa,” kata Widi. [wir/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar