Peristiwa

Kendarai Motor Tanpa Helm, Warga Dukun Tewas Ditabrak Mobil Pick Up

Gresik (beritajatim.com)– Nasib naas dialami oleh Fani Nasoihul Ibad pemuda asal Desa Bulangan, Kecamatan Dukun, Gresik. Fani nama panggilannya, tewas di Jalan Raya Desa Sawo Dukun, Gresik, setelah mengendarai motor tanpa helm lalu ditabrak mobil pick up saat mendahului dari sisi kanan.

Selain Fani yang tewas di TKP. Rekannya yang dibonceng yakni Muhammad Azman mengalami luka berat lalu dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik guna mendapatkan perawatan medis.

Kronologis laka lantas ini berawal saat Fani Nasoihul Ibad bersama rekannya Muhammad Azman berboncengan naik motor Honda Beat nopol W 6619 LT.

Kedua pemuda yang tidak mengenakan helm itu. Berjalan dari arah selatan ke utara dengan kecepatan sedang. Sewaktu melintas di Jalan Raya Desa Sawo Dukun, Gresik. Bermaksud mendahului dari sisi kanan kendaraan roda empat yang belum diketahui nopolnya.

Saat mendahului, dua pemuda yang mengendarai motor tersebut terlalu ke kanan. Sehingga, bersamaan itu muncul kendaraan mobil pick up nopol BK 8870 BQ yang dikemudikan M.Arif (20) asal Desa Kemlagi, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan. Karena jaraknya terlalu dekat tabrakan tidak bisa dihindari. Fani Nasoihul Ibad tewas di TKP dengan luka parah. Sementara rekannya, Muhammad Azman mengalami luka parah.

Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Yossy Eka mengatakan, penyebab tabrakan ini karena pengendara roda terlalu mengambil haluan ke kanan dan tidak memperhatikan arah depan.

“Jenazah Fani Nasoihul Ibad sudah dievakuasi ke RSUB Ibnu Sina Gresik guna dimintakan VER,” katanya, Senin (8/12/2019).

Masih menurut Yossy, rekan korban yakni Muhammad Azman masih menjalani perawatan medis di RS Bedah Mitra Sehat Lamongan guna dimintakan VER.

“Rekan korban yakni Muhammad Azman mengalami luka di kepala serta kedua kakinya,” tandasnya. (dny/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar