Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Kenali Gender Dysphoria, Gangguan Identitas Jenis Kelamin

Ilustrasi seseorang yang alami gender dysphoria atau gangguan identitas jenis kelamin (Pexels)

Surabaya (beritajatim.com) – Gender dysporia atau disporia gender merupakan salah satu gangguan identitas kelamin. Di mana seseorang mengalami konflik atau rasa ketidakcocokkan antara jenis kelamin dengan identitas gendernya.

Misalnya, sejak lahir dia secara biologis berjenis kelamin laki-laki, tapi secara kepribadian dan peminatan cenderung sebaliknya. Tak ayal jika sebagian di antaranya kemudian ingin memutuskan untuk berganti kelamin atau transgender.

Perihal penyebabnya, memang belum diketahui secara pasti. Hanya saja faktor hormonal dianggap cukup berkaitan dengan hal ini. Adapun ciri-ciri yang sebenarnya bisa dilihat, bahkan semenjak seseorang masih  anak-anak.


Mereka yang mengalami Disporia gender kerap menolak pakaian atau mainan yang sesuai dengan identitas gendernya, buang air kecil tidak sesuai dengan semestinya, hingga secara konsisten menganggap dirinya perempuan meski jenis kelaminnya laki-laki atau sebaliknya.

Saat remaja atau menginjak dewasa, mereka cenderung telah mengetahui ketidaksesuaian jenis kelamin dengan identitas gendernya.

Gejala yang kerap dialami ialah perasaan tidak suka terhadap kelamin yang dimilikinya. Bahkan mungkin sampai menolak mandi, berganti pakaian, hingga berhubungan seksual.

Seiring berjalannya waktu, perubahan tubuh yang dianggap tak sesuai tersebut sering kali membuatnya stres. Sehingga tak jarang mereka kemudian memikirkan untuk berganti jenis kelamin.

Seseorang akan didiagnosis Gender Dysphoria jika beberapa gejala tersebut dialami selama kurang lebih enam bulan. Tak ayal ketika orang terdekatmu mengalami kondisi ini, maka sebaiknya bantu ia agar mendapatkan penanganan.

Penanganan yang paling tepat ialah dengan membawanya berkonsultasi pada psikologi atau yang ahli pada bidang tersebut. Hal ini tentu saja bertujuan untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan perasaan tidak nyaman yang mereka alami. (fyi/ian)


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Shin Tae Yong Puji Rumput Lapangan Thor Surabaya

Menjajal Mobil Listrik Wuling Air ev