Peristiwa

Kemarau Panjang Sebabkan Debir Air Ranu Klakah Menyusut

Lumajang (beritajatim.com) – Debit air Ranu Klakah di Desa Tegalrandu Kecamatan Klakah mengalami penyusutan sekitar 1 meter lebih dimusim kemarau panjang saat ini. Akibatnya, air yang mengalir kesaluran irigasi warga sekitar danau mengecil dan lahan pertanian mengalami kekeringan.

Pantauan beritajatim.com, Jumat (1/11/2019), pendangkalan terlihat dibibir danau dan banyak rakit warga ditambatkan. Makin menurunya debit danau juga membuat para pembudidaya ikan tidak berani memelihara ribuan ekor.

“Susut mas, sejak sebulanan ini terus menurun,” kata Jeki, salah satu warga sekitar.

Masih kata dia, sumber mata air yang berada utara Danau juga tidak terlihat mengalir besar. Hal ini diatas tidak ada air turun dari pengunungan.

“Kemaraunya panjang sekali, kalau dulu khan hujan terus sepanjang tahun meski tidak setiap hari,” paparnya.

Kabid Kedaruratan dan Rekonstruksi BPBD Lumajang, Siswanto mengatakan, pihaknya terus memantau penyusutan sumber mata air disejumlah danau di kawasan kaki gunung Lemongan. Memang mengalami debit air menurun.

“Kemarau saat ini sangat panjang, bahkan sejumlah sumur resapan warga dikawasan Lumajang utara mengering,” jelasnya.

Selain dampak kekeringan pada lahan pertanian warga dari pasokan air Ranu Klakah. Warga juga mengalami kesulitan air bersih.

“Kali ini kita droping air bersih ke pemukiman warga sekitar danau juga,” ungkapnya.

Warga sangat berharap bantuan dari pemerintah dalam ketersediaan air bersih untuk memasak. [har/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar