Peristiwa

Keluyuran saat Libur Corona, 22 Pelajar Ditangkap Satpol PP

Jombang (beritajatim.com) – Satpol PP Jombang menangkap 22 pelajar yang sedang keluyuran di tempat umum saat jam belajar di rumah, Kamis (19/3/2020). Razia tersebut dilakukan sebagai upaya Penegakan Surat Edaran Bupati Jombang tentang Pencegahan virus corona atau Covid-19.

Sebanyak 22 pelajar tersebut terjaring saat nongkring di sejumlah titik. Di antaranya di alun-alun Jombang serta di warung wifi. Saat didatangi petugas, mereka kebingungan. Bahkan ada yang berusuha kabur. Namun mereka kemudian menyerah dan mengaku statusnya pelajar.

“Razia pelajar ini merupakan upaya penegakan Surat Edaran (SE) Bupati Jombang tentang Pencegahan virus corona atau Covid-19. Mulai 17 hingga 29 Maret 2020, para pelajar diminta melaksanakan kegiatan belajar di rumah. Ternyata hari ini kita temukan banyak di antara mereka yang memilih nongkrong ketimbang belajar,” ujar Kabid Ketertiban Umum dan SDA Satpol PP Jombang, Haris Aminuddin.

Hari mengungkapkan, jumlah pelajar yang terjaring razia sebanyak 22 orang. Mereka tersebar di beberapa lokasi, ada yang di warung wifi, ada juga yang asyik nongkrong di alun-alun Jombang. Seluruh pelajar yang tertangkap itu kemudian dibawa ke kantor Satpol PP guna pembinaan.

“Kami meminta agar para pelajar mematuhi instruksi bupati, yakni belajar di rumah mulai 17 -29 Maret 2020. Jadi bukan libur, tapi belajar di rumah. Sebagai upaya kewaspadaan merebaknya covid-19,” pungkas Haris. [suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar