Peristiwa

Keluhkan Sakit di Ulu Hati, Warga Binaan Lapas Klas IIB Mojokerto Meninggal

Plt Kepala Lapas Klas IIB Mojokerto, Tendi Kustandi. Foto : misti/beritajatim

Mojokerto (beritajatim.com) – Salah satu warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Mojokerto meninggal. Seman bin Tarmo (52) warga Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto ini mengeluhkan sakit di ulu hati sebelumnya akhirnya dinyatakan meninggal.

Plt Kepala Lapas Klas IIB Mojokerto, Tendi Kustandi membenarkan terkait meninggalnya salah satu warga binaan di Lapas Klas IIB Mojokerto tersebut. “Iya benar sekira pukul 15.00 WIB, warga binaan atas nama Seman bin Tarmo (52) dinyatakan meninggal,” ungkapnya, Kamis (19/9/2019).

Warga binaan yang terjerat kasus perjudian dengan pidana enam bulan kurungan tersebut, sebelum meninggal mengaku sakit pada ulu hati sekira pukul 14.30 WIB. Oleh rekan sesama warga binaan, yang bersangkutan dibawa ke Klinik Lapas Klas IIB Mojokerto.

“Yang bersangkutan, tadi pagi dikunjungi keluarga dan ada keluhan sakit di ulu hati minta dibawakan minyak angin tapi setelah itu yang bersangkutan masuk blok untuk istirahat. Sekira pukul 14.30 WIB, yang bersangkutan mengelu sakit kepada temannya dan kepala kamar Blok Narapidana 5,” katanya.

Dari klinik akhirnya, lanjut Plt Kepala Lapas, yang bersangkutan yang bebas tanggal 15 November 2019 mendatang ini langsung dibawa ke RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. Di rumah sakit milik Pemkot Mojokerto ini, yang bersangkutan diberikan tindakan medis oleh dokter jaga yakni pijit jantung.

“Saat dilakukan tindakan, tidak ada detak jantung dan sekira pukul 15.00 WIB dinyatakan meninggal. Untuk diagnosa belum diketahui karena kita belum tanya langsung ke dokter apa diagnosa. Untuk jenazahnya sendiri sudah diserahkan terimakan ke keluarga dan diterima anak kandungnya untuk dibawa ke rumah duka,” jelasnya.

Plt Kepala Lapas menambahkan, yang bersangkutan masuk Lapas Klas IIB Mojokerto empat bulan lalu. Pada bulan Juni dan Juli, yang bersangkutan sempat berobat ke klinik Lapas Klas IIB Mojokerto ada keluhan di perut. Oleh perawat klinik, yang bersangkutan diberikan obat.

“Setelah itu tidak datang lagi, datang lagi awal September tanggal 7 kemarin tapi keluhan lain. Gatal di lipatan kaki, yang sakit sebelumnya tidak ada keluhan. Terkait jumlah warga binaan, untuk saat ini jumlah warga binaan di Lapas Klas IIB Mojokerto masih overload yakni sebanyak 727 warga binaan,” tegasnya. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar