Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Keluarga Korban Kecelakaan Maut Bus Wisata di Tol Sumo Histeris

Suasana Rumah Duka Korban Kecelakaan Bus Maut di Tol Sumo

Surabaya (beritajatim.com) – Usai kejadian kecelakaan maut bus pariwisata di KM 712.400A Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo), suasana di Jalan Benowo RW 2 histeris. Dari informasi yang diterima beritajatim, 25 warga RW 2 yang terdiri dari gang 2 dan 3 menjadi korban dalam tragedi tersebut.

Pantauan beritajatim.com, Senin (16/05/2022) siang, warga saling gotong royong dan menyiapkan pemakaman tiga orang warga yang sementara sudah diketahui meninggal.

Sri Muid, salah satu keluarga korban yang juga Ketua RT 02 mengatakan acara liburan tersebut memang agenda tahunan. Tetapi bukan acara resmi yang diselenggarakan pengurus RT.

“Ini acara kayak gumbulan warung gitu mas, bukan acara RT. Berangkat jam 9 sabtu malem. Harusnya pagi ini sampek,” ujar Sri saat diwawancara Beritajatim di rumah duka.

Salah satu keluarga Sri, Ainur Rofiq meninggal dunia di lokasi kejadian. Ditanya firasat, ia tak mempunyai firasat apapun karena setiap tahun, Ainur Rofiq juga bepergian termasuk di masa pandemi kemarin.

“Nggak ada mas, wong biasa pergi memang. Tahun kemarin ke Bali. Tadi pagi sempet di-video call sama anaknya Ainur itu sudah berdarah semua,” imbuhnya.

Sementara itu, dua korban tewas lainnya adalah sepasang suami-istri yang disebut menjadi penyelenggara acara ini. Andi Suyanto dan Nita Agustin ditetapkan meninggal dunia. Namun, anak tunggalnya Cipta masih kritis.

“Keluarga saya meninggal dua pasangan suami istri itu, anaknya kritis,” ujar Abdul Rokhim, salah satu keluarga Andi.

Pantauan beritajatim di lokasi, ibunda dari Andi Suyanto begitu histeris begitu mengetahui anak dan menantunya tewas dalam kejadian tersebut. Saat ini, nampak pihak kepolisian dan Satpol PP kecamatan mendirikan posko di dekat lokasi rumah korban. (ang/beq)


Apa Reaksi Anda?

Komentar