Peristiwa

Atap GMSC Ambrol

Kejari Kota Mojokerto Lakukan Pulbaket

Kerusakan di lantai II gedung GMSC.

Mojokerto (beritajatim.com) – Atap gedung Graha Mojokerto Servis Center (GMSC) di Jalan Gajah Mada Kota Mojokerto, Sabtu (9/1/2021) ambrol. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Mojokerto turun untuk melakukan Pengumpulan Bahan dan Keterangan (Pulbaket).

Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Kota Mojokerto, Ali Prakoso membenarkan, pasca kejadian pihaknya langsung ke lokasi kejadian. “Iya Minggu kemarin kami langsung ke lokasi untuk melihat kerusakan atap. Dalam rangka pengumpulan data, pulbaket,” ungkapnya, Rabu (13/1/2021).

Masih kata Kasi Intel, ini dilakukan lantaran obyek kerusakan yang terjadi di Mall Pelayanan Publik (MPP) tersebut belum diketahui tahun berapa. Sehingga pulbaket dilakukan untuk memperjelas pekerjaan yang mengalami kerusakan tahun berapa dan siapa yang mengerjakan.

“Ini kan belum diketahui proyek tahun berapa jadi masih pulbaket dulu. Yang tahu PU (Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman). Itu kan proyek multiyears (kontrak tahun jamak) jadi masih mengumpulkan dokumen-dokumen,” katanya.

Gedung GMSC merupakan salah satu mega proyek di Kota Mojokerto senilai Rp71,7 milyar. Gedung berlantai IV ini dibangun di lahan bekas Rumah Sakit Umum (RSU) Dr Wahidin Sudiro Hudoso. Total anggaran sebesar Rp71,7 miliar terbagi dalam APBD TA 2016 Rp 30,6 miliar, APBD TA 2017 Rp34,1 miliar dan APBD TA 2018 Rp7 miliar.

GMSC ada IV lantai. Lantai I untuk parkir kendaraan, lantai II difungsikan sebagai MPP, lantai III untuk kantor tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yakni DPMPTSP, Dispendukcapil dan Dinas Komunikasi dan Informatika. Sementara lantai IV digunakan sebagai meeting room atau hall. [tin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar