Peristiwa

Kejari Kabupaten Malang Bakar Barang Bukti Pidana

Malang (beritajatim.com) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang memusnahkan barang bukti dari 381 perkara yang ditangani selama periode bulan Juni hingga November 2019.

Kepala Kejari Kabupaten Malang, Abdul Qohar AF menyampaikan bahwa ada sejumlah barang bukti yang dimusnahkan pihaknya. Barang bukti itu diantaranya, narkotika jenis sabu, ganja kering, ekstasi, pil dobel L, minuman keras dan barang bukti lain, seperti senjata tajam.

Barang bukti yang dimusnahkan itu telah berkekuatan hukum tetap. Barang bukti dimusnahkan dengan cara dibakar, diblender, dan digilas menggunakan alat berat. “Ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun karena kita di Kejaksaan adalah eksekutor. Kerugian ini pasti banyak, keseluruhan sekitar Rp 150 juta-an,” ujar Abdul Qohar, usai pemusnahan barang bukti di halaman kantor Kejari Kabupaten Malang, Jalan Sumedang Kepanjen, Senin (30/12/2019).

Adapun sabu yang dimusnahkan seberat 895,553 gram dan 135 poket, ganja kering sebanyak 99,809 gram dan 19 poket, ekstasi sebanyak 334 butir, dan pil dobel L sebanyak 282,506 butir.

Sedangkan untuk minuman keras sebanyak 182 botol berbagai jenis. “Miras ini kan sebenarnya ada izinnya, tapi kalau tidak ada ya seperti ini (dimusnahkan, red). Itu pakai cukai palsu, buat sendiri, juga melanggar Perda,” tuturnya.

Kedepan, pihak Kejari sendiri bakal terus meningkatkan sinergi dengan stakeholder terkait. Kejari ingin penanganan semua perkara bisa cepat dan tepat dalam penyelesaiannya. “Kedepan kami akan bekerjasama dengan kepolisian, Bea Cukai, BNN dan pihak terkait lainnya. Kita akan bersinergi untuk tangani perkara, itu agar cepat tanpa ada kepentingan. Lebih baik kan dilakukan pencegahan daripada penindakan,” pungkasnya. (yog/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar