Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Kejar Target Penuntasan Vaksin PMK, Sumenep Dapat Tambahan 19 Vaksinator

Petugas sedang melakukan vaksinasi PMK pada sapi (foto: Temmy)

Sumenep (beritajatim.com) – Kabupaten Sumenep mendapat tambahan 19 vaksinator dari Fakuktas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga Surabaya. Vaksinator tersebut bertugas untuk mempercepat penuntasan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) pada sapi.

“Alhamdulillah kami mendapat tambahan 19 vaksinator untuk percepatan vaksinasi PMK. Selama ini jumlah vaksinator kami memang sangat minim. Tidak sebanding dengan jumlah sapi yang harus divaksin,” kata Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Arid Firmanto, Jumat (08/07/2022).

Ia menjelaskan, jumlah dokter hewan di Sumenep hanya 7 orang. Sedangkan tenaga paramedik sebanyak 27 orang. Sementara ada 5.000 dosis vaksin PMK yang harus segera dituntaskan. Karena itu, tambahan vaksinator memang sangat diperlukan.

Petugas sedang melakukan vaksinasi PMK pada sapi (foto: Temmy)

“Dengan tambahan vaksinator, kami optimis, Insyaa Allah target penuntasan vaksinasi PMK 9 Juli akan terpenuhi,” ujarnya.

Ia memaparkan, para vaksinator tersebut setiap hari berkeliling untuk melaksanakan vaksinasi ke sapi-sapi yang ada di peternak. Bahkan untuk pelaksanaan vaksinasi di Kecamatan Pasongsongan, para vaksinator harus bermalam di desa-desa tempat pelaksanaan vaksinasi.

“Untuk Kecamatan Pasongsongan, kebetulan target vaksinasinya paling banyak, yakni 1.600 dosis. Vaksinasi itu dilakukan di 3 desa. Kebetulan kepala desa dan warganya sangat ‘welcome’ dengan kegiatan vaksinasi ini,” terang Arif panjang lebar.

Vaksinasi PMK dengan 5.000 dosis tersebut dilakukan untuk sapi di 20 kecamatan di Kabupaten Sumenep, baik daratan maupun kepulauan. [tem/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar