Peristiwa

Kecelakaan Renggut 6 Nyawa di Tuban, Korlantas Mabes Polri Bantu Olah TKP

Tuban (beritajatim.com) – Petugas dari Unit Laka (kecelakaan) Sat Lantas Polres Tuban terus melakukan olah TKP guna mengetahui penyebab dan kronologi secara pasti kecelakaan maut yang terjadi di Jalur Pantura Tuban, tepatnya di jalan Tuban-Semarang, Dusun Bogang, Desa Beji, Kecamatan Jenu, Selasa (8/9/2020).

Untuk mengetahui gambaran terjadi kecelakaan maut antara mobil Kijang dengan truk Diesel yang mengakibatkan 6 korban meninggal dunia itu, Sat Lantas Polres Tuban dibantu tim Traffic Accident Analysis (TAA) Korlantas Mabes Polri. Namun demikian, kesimpulan secara pasti penyebab kecelakaan itu masih menunggu beberapa hari kedepan.

Olah TKP yang melibatkan tim TAA Mabes Polri itu berjalan sekitar setengah jam dengan menggunakan alat khusus, yakni 3D laser scanner. Polisi juga melakukan penutupan jalan selama beberapa menit untuk mengosongkan sekitar lokasi kejadian.

“Korlantas Mabes Polri bersama tim TAA membantu olah TKP dari Unit Laka Sat Lantas Polres Tuban terkait kecelakaan yang mengakibatkan 6 korban meninggal,” terang Kasi Sidik Laka Subditlaka Ditgakkum Korlantas Mabes Polri AKBP Tri Yulianto, saat berada di lokasi.

Yulianto memaparkan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan penyebab kecelakaan yang menewaskan enam orang tersebut. Dari olah TKP dengan menggunakan alat khusus itu nantinya akan muncul gambaran kecelakaan maut antara mobil Kijang dengan truk diesel itu

“Hasilnya masih belum diketahui. Kita masih menganalisa. Olah TKP yang kita lakukan hari ini menggunakan alat 3D laser scanner. Gunanya untuk mendukung proses penyelidikan yang dilakukan oleh Sat Lantas Polres Tuban,” sambungnya.

Ketika disinggung terkait dugaan penyebab terjadi kecelakaan apakah terkait belum adanya marka jalan, mengingat kondisi jalan raya baru selesai diperbaiki, Yulianto menegaskan bahwa pihaknya belum bisa memastikan karena masih pengumpulan data-data.

Namun, dari keterangan awal yang didapat ada dugaan kuat memang mobil kijang yang berisikan 7 orang termasuk soapir itu mendahului dari kiri. “Keterangannya memang menyalip dari kiri, tapi kita tunggu hasil olah TKP dari kepolisian. Jika sudah ada hasil akan disampaikan Kasat Lantas Tuban,” paparnya.

Seperti diberitakan, kecelakaan tragis terjadi di jalur Pantura Tuban Dusun Bogang, Desa Beji, Kecamatan Jenu, Tuban yang melibatkan mobil Kijang nopol K 8824 BE dengan truk diesel S S 8252HJ. Akibat kejadian itu 6 orang yang merupakan penumpang dan sopir Kijang meninggal. Sedangkan satu penumpangn selamat. [mut/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar