Peristiwa

Kecelakaan Kerja PT ENERO, 4 Saksi dari Perusahaan Sudah Diperiksa

Kapolresta Mojokerto, AKBP Bogiek Sugiyarto. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Hampir dua pekan, pihak Satreskrim Polresta Mojokerto masih melakukan penyelidikan terkait penyebab tewasnya tiga pekerja pabrik Bioetanol berplat merah di PT Energi Agro Nusantara (PT ENERO). Setidaknya ada empat orang saksi dari pihak perusahaan sudah diperiksa.

Hal tersebut disampaikan Kapolresta Mojokerto, AKBP Bogiek Sugiyarto. “Kita sudah periksa saksi-saksi, sekarang saksi dari pihak perusahaan yang pelaksana lapangan. Sudah ada empat orang yang kita periksa dari lapangan, nanti mungkin menginjak ke management,” ungkapnya, Kamis (40/4/2020).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Mojokerto, AKP Sodik Efendy, membenarkan, ada empat orang saksi pelaksanaan perusahaan yang sudah diperiksa. “Siap, mulai minggu kemarin (pemeriksaan sejumlah saksi, red). Tidak ada kebocoran gas,” ujarnya singkat.

Sebelumnya, lima pekerja PT Energi Agro Nusantara (ENERO) dilarikan ke IGD RSUD RA Basoeni Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (11/4/2020). Tiga pekerja akhirnya tidak bisa tergolong sebelum menjalani perawatan, sementara dua pekerja lainnya masih menjalani perawatan di IGD.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar