Peristiwa

Kecelakaan Kereta Api Terulang di Perlintasan Kapas Bojonegoro

Bojonegoro (beritajatim.com) – Kecelakaan Kereta Api (KA) di perlintasan tanpa palang pintu turut Desa Plesungan, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro terulang, Jumat (14/6/2019). Seminggu sebelumnya kecelakaan kereta juga terjadi di tempat yang sama.

Kini kecelakaan KA itu melibatkan mobil Toyota Avanza warna silver sekira pukul 17.05 WIB, dihantam kereta api Gumarang, jurusan Surabaya-Jakarta, yang melaju dari arah timur ke barat.

Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, pengemudi mobil berikut dua orang penumpang berhasil menyelamatkan diri sebelum mobil tersebut tertabrak kereta api. Namun mobil yang tertabrak terpental hingga lima meter, sehingga mengalami kerusakan yang cukup parah.

Mobil Toyota Avanza warna silver, nomor polisi S 1616 AE dikemudikan Ida Setyorini (48) warga Jalan Mliwis Putih Gang Balong, Kelurahan Ngroworejo Kecamatan Bojonegoro Kota, berpenumpang Sri Setyowati (48) warga Jalan MH Thamrin Kelurahan Ledok Wetan Kecamatan Bojonegoro Kota dan Musliani (49) warga Jalan Agus Salim Desa Kauman Kecamatan Bojonegoro Kota.

Sedangkan yang menabrak, kereta api Gumarang, jurusan Surabaya-Jakarta, Nomor Loko CC2061344, dengan masinis Aditya Rio, asisten masinis Imam Muslih dan kondektur Andre M.

Kapolsek Kapas Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ngatimin mengatakan, kronologi kejadian bermula Ida mengemudikan kendaraannya di jalan perkampungan atau Gang Mantri, dari arah selatan ke utara, hendak menuju jalan raya jurusan Bojonegoro-Babat.

Saat hendak menyeberang perlintasan kereta api tak berpalang pintu di depannya ada kendaraan roda empat lainnya yang sama-sama hendak menuju jalan raya. “Kendaraan yang ada di depannya berhenti menunggu arus lalu-lintas sepi, sehigga kendaraan tersebut tidak dapat berjalan maju,” kata Kapolsek.

Pada saat yang bersamaan, lanjut Kapolsek, di lajur rel kereta api sebelah utara, dari arah timur ke barat melaju kereta api Gumarang jurusan Surabaya-Jakarta, Nomor Loko CC2061344. Mengetahui hal tersebut, pengemudi mobil berikut kedua penumpangnya segera keluar dari mobil dan meninggalkan kendaraan di atas perlintasan kereta api.

Akibatnya, kendaraan tersebut tertabrak kereta api pada bagian belakang samping kanan dan terpental sejauh lima meter dari tempat kejadian. “Korban jiwa nihil. Namun kendaraan tersebut mengalami kerusakan material, ringsek pada bagian depan dan samping kanan,” kata Kapolsek.

Sementara, seminggu yang lalu, pada Jumat (7/6/2019) sekitar pukul 09.10 WIB, sebuah mobil Honda Brio yang hendak melintasi rel kereta api di tempat yang sama ditabrak kereta api Argo Bromo Anggrek, yang melaju dari arah timur ke barat. Dalam peristiwa tersebut juga tidak ada korban jiwa. [lus/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar