Peristiwa

Kecelakaan Karambol di Mojokerto Libatkan 2 Kendaraan Roda Empat, 1 Roda Dua dan 2 Orang Pejalan Kaki

Proses evakuasi sepeda motor dibawah truk tangki air.

Mojokerto (Beritajatim.com) – Kecelakaan melibatkan banyak kendaraan terjadi di Jalan Raya Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Sebuah truk tangki air menabrak tiga kendaraan dan seorang penjalan kaki.

Truk tangki air nopol S 9291 WJ yang dikemudian Ardian Ramadana (24) berjalan dari arah barat ke timur atau dari arah Kota Mojokerto ke Mojosari. Sampai di lokasi kejadian, warga Desa Pugeran, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto ini mendahului sebuah kendaraan.

Sopir truk tangki air mendahului kendaraan roda empat yang tidak diketahui identitasnya di depannya dari sebelah kanan. Saat mendahului, sopir truk tangki air terlalu mengambil haluan ke kanan, dari arah berlawanan ada sepeda motor Honda Supra nopol S 3977 RI.

Akibatnya, truk tangki air menabrak sepeda motor Honda Supra nopol S 3977 RI yang dikendarai Mukhamad Arifin (41) warga Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Tak berhenti di situ, truk tangki air juga menabrak seorang pejalan kaki.

Abd Khamid (52) bersama Rafandra Gibran Al Azzamy (8) warga Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto ini berjalan di bahu jalan sebelah selatan. Setelah menabrak dua orang pejalan kaki, truk tangki air menabrak sebuah mobil Toyota Avanza nopol S 1203 OA.

Mobil Toyota Avanza nopol S 1203 OA yang dikendarai Suparman (42) warga Desa Jombok, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang ini parkir di bahu jalan sebelah selatan dengan posisi berada di timur pejalan kaki. Truk tangki air kemudian oleng ke kiri dan berhenti di jalur dari arah barat ke timur.

Saksi mata, Beny mengatakan, jika dari arah barat sopir truk tangki air berjalan dengan ugal-ugalan. “Ugal-ugalan, ngebut, nyalip seenaknya. Sampai sini nabrak motor, mobil parkir dan pejalan kaki, ada anak kecil juga. Sering di sini, apalagi malam. PJU kan mati kalau malam,” ungkapnya, Selasa (3/8/2021).

Sementara itu, Kanit Laka Satlantas Polres Mojokerto, Ipda J Wihandoko mengatakan, pengendara motor, mengalami luka patah tangan kanan dan cidera kepala, dua pejalan kaki yakni Abd Khamid mengalami luka pelipis, sedangkan Rafandra Gibran Al Azzamy mengalami luka patah kaki kiri.

“Dari hasil olah TKP, sopir truk tangki kurang konsentrasi di jalan dan tidak bisa menguasai laju kendaraan pada saat mendahului sebelah kanan, padahal tidak cukup ruang dan memaksakan untuk mendahului dari sebelah kanan,” katanya.

Masih kata Kanit, sopir truk tangki melanggar rambu marka lurus ganda. Saat melintas di jalan raya, saat ada marka lurus ganda maka kendaraan tdak diperbolehkan melintasi garis tersebut maupun membelok. Setelah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), para korban dievakuasi ke rumah sakit terdekat. [tin/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar