Peristiwa

Kecelakaan, Gadis ABG di Ponorogo Meninggal

Petugas kepolisian mengevakuasi korban kecelakaan di Ponorogo. [Foto/Polsek Slahung]

Ponorogo (beritajatim.com) – Nasib malang harus diterima Vadila Anggraeni. Remaja berusia 16 tahun tersebut harus meregang nyawa di jalan. Itu lantaran dirinya terlibat kecelakaan di daerah Kecamatan Slahung. Tepatnya di jalan jurusan Ponorogo-Pacitan KM 15-16, simpang tiga jalan masuk ke Desa Plancungan, masuk Desa Jebeng, Kecamatan Slahung.

Kapolsek Slahung AKP Haryono mengungkapkan kecelakaan naas itu berawal saat mobil dump truk dengan nomor polisi AE 8275 SA, melaju dari utara ke selatan. Dump truk yang dikemudikan Adhitia Rizki (23), warga Desa Plancungan, Kecamatan Slahung itu hendak berbelok ke kanan (menyeberang ke barat).

Saat bersamaan dari arah berlawanan, melaju cukup kencang sepeda motor scoopy nomor polisi AE 3767 TF. Sepeda motor matic itu dikemudikan oleh Vadila Anggraeni berboncengan dengan Asmarita Antin Rahayu (17).

Keduanya merupakan warga Dusun Krajan, Desa Bedi Wetan, Kecamatan Bungkal. “Karena jarak antara dump truk dan sepeda motor yang terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari,” kata Haryono, Kamis (14/1/2021) sore.

Akhirnya, sepeda motor menambrak truk yang terbuat dari besi. Kerasnya tabrakan itu hingga menyebabkan Vadila Anggraeni mengalami luka para, dan meninggal di tempat kejadian perkara(TKP).

Sedangkan Asmarita Antin Rahayu hanya mengalami luka robek kaki kiri dan dalam keadaan sadar. “Tabrakan itu menyebabkan salah satu pengemudi sepeda motor meninggal dunia di TKP,” katanya.

Mendapati laporan tersebut petugas Polsek Slahung, segera meluncur ke TKP. Korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit. Haryono menyebut, kasus lakalantas di wilayah hukumnya tersebut, sudah dalam penanganan unit Laka Satlantas Polres Ponorogo. [end/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar