Peristiwa

Kebakaran Kandang di Mojokerto, 2.000 Ayam Terpanggang

Petugas saat melakukan pemadaman di kandang ayam yang terbakar. Foto : istimewa

Mojokerto (beritajatim.com) – Sebuah kandang ayam di Desa Betro, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Selasa (17/9/2019) malam terbakar. Akibatnya, 2.000 ayam yang masih berusia 20 hari bersama mati terpanggang.

Kebakaran terjadi sekira pukul 21.30 WIB. Api muncul dari dalam kandang ayam milik Sukarsono menjalar ke dinding kandang yang terbuat dari kayu dan bambu. Warga yang melihat api langsung berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini mengatakan, karena api terus membesar sehingga warga kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran (PMK).

“Sebanyak empat unit mobil PMK, tiga dari Kabupaten dan satu dari Kota Mojokerto diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api. Sekira pukul 23.12 WIB, api baru bisa berhasil dipadamkan. Namun akibat kejadian ini, sebanyak 2 ribu ayam mati,” ungkapnya, Rabu (18/9/2019).

Masih kata Zaini, sebanyak 2.000 ayam mati terpanggang tersebut berusia 20 hari. Sementara luas kandang ayam yang terbakar 15 x 20 meter2 dengan nilai kerugian kurang lebih Rp400 juta. Zaini menjelaskan, diduga kebakaran dari selang LPG yang bocor.

“Di dalam kandang ayam ada LPG, diduga selang LPG tersebut bocor dan muncul percikan api lalu menjalar ke dinding kandang. Karena kandang ayam terbuat dari material kayu dan bambu sehingga api dengan cepat membakar kandang dan ayam yang ada di dalamnya,” jelasnya. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar