Peristiwa

Kebakaran, Gunung Arjuno Tertutup Bagi Pendakian

Malang (beritajatim.com)-Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Arjuno, merupakan kebakaran yang ketiga kalinya selama musim kemarau tahun 2019 ini.

Hutan di Gunung Arjuno, juga pernah terbakar pada akhir Juli hingga awal Agustus tahun ini. Saat itu, kebakaran mencapai luasan 300 hektar. Kebakaran baru padam setelah petugas mengerahkan water bombing atau pengeboman air melalui helikopter.

Rencananya, teknis pemadaman menggunakan helikopter atau water boming ini, akan dilakukan BNPB Jawa Timur, Senin (14/10/2019) esok.

Mengantisipasi segala kemungkinan, Kepala UPT Tahura R Soerjo yang mencakup kawasan Gunung Arjuno, Ahmad Wahyudi mengatakan, dengan adanya Karhutla ini, untuk jalur pendakian di gunung Arjuno ditutup.

“Jalur pendakian kami tutup hingga musim penghujan tiba,” ungkap Ahmad Wahyudi, Minggu (13/10/2019).

Untuk luasan lahan yang terbakar, lanjut Wahyudi, pihaknya masih belum bisa mengetahui pasti berapa luas lahan yang sudah terbakar dalam kejadian itu. Begitu juga dengan penyebab terjadinya kebakaran tersebut.

“Untuk luasnya kami masih belum tahu pastinya, bahkan untuk penyebabnya juga belum bisa kami ketahui,” pungkasnya. (yog/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar