Peristiwa

Kebakaran Gunung Arjuna Bakal Dipadamkan Melalui Waterbooming

Malang(beritajatim.com) – Tim Gabungan Pemadam Kebakaran Gunung Arjuna mulai memikirkan rencana strategis untuk memadamkan api di hutan setinggi 3.339 Mdpl itu.

Rencana itu, adalah pemadaman menggunakan metode Waterbooming atau penyiraman air dari atas pesawat.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu Achmad Choirur Rochim mengatakan bahwa rencana itu sesuai koordinasi antara Perhutani, BPBD, dan Wali Kota Batu. Waterbooming bakal melibatkan TNI AU dari Lanud Abdurahman Saleh, Malang.

“Penanganan kebakaran hutan Gunung Arjuna menggunakan waterboombing. Serta penetapan status tanggap darurat. Sesuai koordinasi penanganan kebakaran Gunung Arjuna,” kata Rochim, Rabu, (31/7/2019).

Rochim mengungkapkan, hingga saat ini tim gabungan belum dapat memobilisasi instansi lain, seperti komunitas maupun relawan. Sebab harus memperhatikan keselamatan kerja, mengingat medan yang cukup curam.

“Peralatan untuk menghadapi kebakaran hutan dan lahan juga masih terbatas. Tahura belum memiliki pos pantau, rencananya akan segera dibangun pos pantau Gunung Arjuna,” tandasnya.

Sementara itu, titik api berada pada koordinat -7.765940,112.579060 yang berada pada ketinggian 2730 Mdpl. Titik api saat ini merupakan titik api hasil rambatan dari titik api pertama, Minggu, kemarin yang berlokasi di koordinat -7.763050,12.585833 pada ketinggian 3152 Mdpl. (luc/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar