Peristiwa

Kebakaran di Kawasan Tahura R Soerjo Gunung Welirang Meluas

Kebakaran di kawasan Tahura R. Soerjo Gunung Welirang. [Foto: misti/beritajatim]

Mojokerto (beritajatim.com) – Kawasan Taman Hutan Raya Raden Soerjo (Tahura R. Soerjo) Gunung Welirang terbakar. Kebakaran yang terjadi sejak, Senin (30/9/2019) kemarin menyebabkan dua titik api yakni di 2 Blok Putuk Sewur dan Blok Cemoro Cangkruk dan meluas ke wilayah Perhutani di Petak 19.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini mengatakan, api terlihat sejak, Senin kemarin sekira pukul 20.46 WIB. “Sebanyak 16 personil Tim Penyisir melakukan penyisiran ke titik api,” ungkapnya, Kamis (3/10/2019).

Masih kata Zaini, Tim Penyisir melakukan penyisiran di Blok Putuk Sewur sampai ke Cemoro Cangkruk untuk memastikan api tidak membesar. Bahkan tim bermalam di Cemoro Cangkruk untuk memastikan api tidak muncul kembali.

“Namun hingga saat ini, api masih terlihat di dua titik tersebut. Bahkan sekira pukul 00.20 WIB, api semakin membesar dan meluas ke wilayah Perhutani di Petak 19. Tadi pagi, sekira pukul 07.00 WIB, Tim Penyisir kembali kembali ke Blok Putuk Sewur dan Blok Cemoro Cangkruk,” katanya.

Zaini menambahkan, dampak yang ditimbulkan dari kebakaran hutan tersebut berupa abu dan asap sisa terbakar. Abu dan asap tersebut mengarah ke arah pemukiman warga di sekitar wilayah tersebut, walaupun dampak yang ditimbulkan tidak signifikan.

“Kondisi saat ini di lokasi, angin berhembus kencang. Sementara tim masih berada di lokasi untuk melakukan pemadaman secara manual, karena lokasi kebakaran cukup terjal sehingga hanya bisa dilakukan pemadaman secara manual,” jelasnya. [tin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar