Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Kasus PMK di Magetan Kini 392 Ekor, Makin Banyak Ternak Sembuh

Kabid Keswan Dinas Peternakan dan Perikanan Magetan drh Budi Nur Rohman.

Magetan (beritajatim.com) – Jumlah hewan ternak yang dinyatakan positif terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Magetan terus bertambah. Data per 31 Mei 2022 pukul 20.00 WIB, total ada 392 hewan ternak positif PMK, 11 di antaranya sapi perah, dan 1 ekor kambing.

Kabid Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Perikanan Magetan drh Budi Nur Rohman membenarkan kalau jumlah sapi yang dinyatakan positif PMK terus bertambah.

”Per tanggal 31 Mei 2022 pukul 20.00 sudah ada 392 ternak yang dinyatakan positif PMK. Tersebar di seluruh kecamatan di Magetan yang keseluruhannya 18 kecamatan,” kata Budi pada beritajatim.com, Rabu (1/6/2022)


Meski bertambah, Budi menyatakan ternak yang dinyatakan sembuh sudah sebanyak 38 ekor. Seperti temuan kasus pertama yang ada di Desa Sugihrejo, Kawedanan dan Desa Turi, Panekan.

Sampai saat ini belum ada yang dilaporkan mati maupun dipotong paksa. Kini pihaknya masih melakukan pendataan terhadap sapi yang sakit. Lockdown kandang juga masih berlanjut.

“Kami optimis kesembuhan ternak terus bertambah seiring dengan disiplin peternak dan masyarakat lain untuk menjaga kandang dan melakukan desinfeksi pada kandang ternak,” ungkap Budi.

Sebelumnya, pada 30 Mei 2022, jumlah sapi yang dinyatakan positif terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK) di Magetan total ada 335 sapi yang dinyatakan positif PMK.

Kini pihaknya masih terus melakukan pengobatan rutin. Berikut meminta pada masyarakat agar selalu menjaga kebersihan kandang ternak dan membatasi siapa saja yang masuk area kandang untuk mengurangi penularan wabah PMK.

Total ada 118.000 ekor sapi yang ada di Magetan. Pun yang terjangkit PMK yakni sapi jenis limosin, simental, peranakan Ongole (PO), dan friesien holstein (FH). (fiq/beq)


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Shin Tae Yong Puji Rumput Lapangan Thor Surabaya

Menjajal Mobil Listrik Wuling Air ev