Peristiwa

Kasus Lamborghini Tak Lagi Ditangani Polrestabes Surabaya

Mobil Lamborghini saat masih terparkir di Mapolrestabes Surabaya belum lama ini.(manik priyo prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Sempat menjadi perhatian warganet, mencuatnya kasus mobil sport Lamborghini di Surabaya kini tak lagi ditangani Polrestabes Surabaya. ‘Lepas’ tugasnya Polrestabes Surabaya menangani mobil seharga Rp 6 miliar ini karena sudah diambil alih oleh Polda Jatim.

Peryataan tersebut disampaikan oleh Kasat Reskrim Pokrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran, Sabtu (14/12/2019). Menurutnya, kasus ini sudah tak dilanjutkan di Polrestabes Surabaya.

“Kita sudah tak menangani kasus Lamborghini lagi. Sebab Polda Jatim sudah mengambil alih semuanya,” katanya kepada beritajatim.com.

Lebih lanjut Sudamiran menjelaskan, karena sudah ditangani oleh Polda Jatim, mobil sport merah emas ini pun juga sudah dipindahkan.

“Mobil juga sudah diambil sejak Sabtu (14/12/2019) kemarin. Jadi kita semua sudah tak lagi menangani,” lanjutnya.

Sementara saat ditanya tahun pengeluaran, AKBP Sudamiran mengaku tak mengetahui. Sebab menurut data yang diterimanya, Unit Satuan Lalulintas hanya memberikan dua jenis barang bukti. Kedua barang bukti tersebut tak menunjukkan adanya tahun pengeluaran, bea pajak, dan juga harga mobil.

“Kita gak tahu detail mobilnya. Yang kami tahu hanya ada surat tilang dan unit mobil yang disita karena tak ada surat STNK dan atau BPKB,” tandasnya.

Seperti yang diberitakan beritajatim.com sebelumnya, mobil sport Lamborghini nopol L 568 WX terbakar di Jalan Mayjend Sungkono no 105 Surabaya. Karena tak bisa menunjukkan surat legalitas kendaraan, mobil sport yang dikendarai seorang wanita ini pun ditilang dan ditahan polisi.

Diketahui wanita bergaun merah yang keluar adalah Lanny Kusuma Wardhani yang sebelumnya mobil sportnya terbakar bagian radiatornya di depan Konjen China di Surabaya pada Minggu (8/12/2019) lalu. [man/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar