Peristiwa

Kasus Dugaan Pemukulan, GPK Jatim Minta Maaf

Ketua Pengurus Wilayah GPK Jatim Muhammad Khozin dalam salah satu acara di Hotel Aston, Jember, November 2020. (foto: istimewa)

Jember (beritajatim.com) – Pengurus Wilayah Gerakan Gerakan Pemuda Ka’bah Jawa Timur meminta maaf kepada korban dugaan pemukulan yang dilakukan Ketua GPK Jember Imron Baihaqi. Selain itu, pengurus wilayah juga meminta maaf kepada masyarakat Jember.

“Kami memohon maaf sebesar-besarnya, apabila tindakan Ketua GPK Jember menimbulkan ketidaknyamanan, kekecewaan maupun kerugian baik material maupun imaterial,” kata Ketua Pengurus Wilayah GPK Jatim Muhammad Khozin, Selasa (2/2/2021).

Imron, yang juga anggota DPRD Jember itu, dilaporkan memukul Ketua RT 04 RW 13 Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang, Dodik Wahyu Rianto, Minggu (31/1/2021). Dia tidak terima ditegur Dodik, karena mengendarai mobil dengan kecepatan yang membahayakan keselamatan saat memasuki Perumahan Bernandy Land Cluster Gardenia. Kasus pemukulan tersebut berlanjut ke polisi.

“Kami ingin menyampaikan: tidak ada manusia yang sempurna. Manusia tempat salah dan lupa. Oleh karena itu, biarlah proses hukum berjalan. Kami sudah berkomunikasi, sudah mengklarifikasi terhadap Saudara Imron baihaqi,” kata Khozin.

“Insya Allah yang bersangkutan sudah menunjukkan komitmen dan meyakinkan saya selaku pimpinan wilayah GPK untuk kooperatif, menghormati dan mengikuti seluruh proses hukum yang sedang berlanjut,” kata Khozin.

Menurut Khozin, mediasi antara dua belah pihak yang terlibat persoalan juga sedang diupayakan. “Kita berharap persoalan ini bisa tuntas dan diselesaikan secara kekeluargaan,” katanya. Namun jika proses hukum tetap berlanjut, GPK akan menghormati dan mematuhinya. [wir/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar