Peristiwa

Karena Depresi, Yanti Nekad Hadang Laju Kereta Api

Jombang (beritajatim.com) – Masinis kereta api KRD jurusan Surabaya-Kertosono berkali-kali membunyikan klakson. Kereta api yang awalnya berlari kencang secara tiba-tiba mengurangi kecepatan hingga akhirnya berhenti mendadak di KM 75+7/8 Sumobito-Peterongan, Kabupaten Jombang, Senin (7/1/2019).

Tentu saja, roda kereta api yang bergesekan dengan rel menimbulkan suara berderit. Kegaduhan pun terjadi di lokasi tak jauh dari kereta api berhenti. Sejumlah warga memaksa seorang wanita paruh baya ke pinggir rel. Wanita itu kemudian dilarikan ke kantor Polsek Peterongan.

Dia adalah Yanti (32), warga Kecamatan Diwek. Wanita inilah yang menyebabkan kereta KRD berhenti mendadak. Entah apa sebabnya, Yanti nekad menghadang laju kereta api guna mengakhiri hidupnya.

Namun beruntung, aksi nekad Yanti sekitar pukul 12.08 WIB itu diketahui warga dan petugas pengamanan (gaspam) Stasiun Peterongan. “Akhirnya percobaan bunuh diri tersebut berhasil digagalkan. Yang bersangkutan langsung kita bawa ke Polsek setempat,” kata humas PT KAI Daop 7, Ixfan Hendriwintoko.

Di kantor polisi, sejumlah petugas berusaha menenangkan Yanti. Polisi juga meminta agar wanita yang rambutnya dikuncir itu tidak melakukan perbuatan nekad, yakni bunuh diri menghadang kereta api. “Sepertinya, dia depresi,” ujar salah satu petugas. [suf/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar