Peristiwa

Kapolri: IM Pelaku Terorisme Pembacok Aiptu Agus di Polsek Wonokromo Surabaya Ikut Jaringan JAD

Kapolri Tito Karnavian saat membesuk Aipda Agus S di RS Bhayangkara, Surabaya, Jatim, Senin (19/8/2019).(istimewa)

Surabaya, (beritajatim.com)– Kapolri Tito Karnavian membeberkan jaringan teroris yang diikuti oleh Imam Musthofa (31) pelaku pembacokan polisi di Polsek Wonokromo, Sursbaya, Jatim, Sabtu (17/8/2019).

Kapolri yang membesuk korban pembacokan Imam alias IM ini menyebutkan bahwa IM tergabung dalam Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

“Pelaku tergabung dalam JAD dan belajar jihat secara perseorangan. Kemudian pelaku bergabung bersama rekan teroris lain secara perseorangan juga,” katanya, Senin (19/8/2019).

Saat ini proses penyelidikan masih berlanjut untuk membongkar jaringan-jaringan JAD yang juga mengebom tiga gereja di Surabaya.

Menurutnya, Polisi akan terus mengejar pelaku dan membongkar kelok jaringan yang masih berada di Surabaya ini.

Kapolri juga menjelaskan, untuk korban pembacokan IM yakni Aipda Agus yang sebelumnya Aiptu Agus sudah dapat penghargaan khusus.

Selain Aipda Agus, Kapolri juga memberikan penghargaan khusus berupa kenaikan pangkat terhadap dua rekan reserse yang membantu menangkap IM.

“Ancaman terorisme harus diwaspadai petugas kepolisian harus siap akan ancaman ini. Densus 88 dan Polda Jatim bergabung untuk mengembangkan jaringan pelaku,” katanya.

Sementara untuk anak IM, kepolisian sudah memberikan pengamanan khusus dan akan mendapatkan pelayanan khusus.(man/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar