Iklan Banner Sukun
Peristiwa

HUT Humas Polri

Kapolres Sumenep Minta Media Ikut Bantu Edukasi Pentingnya Vaksinasi

Sumenep (beritajatim.com) – Kapolres Sumenep, AKBP Rahman Wijaya meminta agar awak media bersedia membantu mengedukasi masyarakat tentang pentingnya vaksinasi untuk membentengi diri dari Covid-19.

“Sampai saat ini, masih ada masyarakat yang belum paham Covid-19. Belum percaya Covid-19. Nah, ini perlu peran media untuk mengedukasi masyarakat,” katanya.

Pada Jumat (29/10/2021), Kapolres Sumenep menggelar silaturahmi dengan awak media, dalam rangka HUT Humas Polri. Hadir dalam acara tersebut, perwakilan dari 5 organisasi wartawan di Sumenep yakni PWI, KJS, AMOS, PWRI, dan IWO.

Di hadapan wartawan, Kapolres memaparkan, capaian vaksinasi di Sumenep hingga saat ini masih rendah. Baru sekitar 32 persen. Karena itu, perlu peran media untuk sosialisasi pada masyarakat, melalui berita-berita yang ditulis.

“Untuk meningkatkan capaian vaksinasi, kami terus melakukan sosialisasi mulai tingkat desa, kecamatan, hingga Kabupaten. Kami juga menjalin komunikasi dengan tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh agama. Nah, upaya-upaya ini juga perlu dukungan dari teman-teman media. Bantu kami untuk mengedukasi masyarakat,” tandasnya.

Selain itu, Kapolres juga meminta peran aktif awak media untuk meminimalisir beredarnya berita-berita hoax di masyarakat. Berita hoax tersebut dinilai memicu rendahnya capaian vaksinasi di Sumenep. “Jadi memang benar-benar perlu edukasi dari semua pihak, termasuk awak media, untuk meminimalisir berita hoax. Meski kalau saat ini sudah bisa dibilang mulai turun peredaran berita hoax,” ujarnya.

Ia meyakini, penanganan Covid-19 berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi. “Kalau penanganannya bagus, capaian vaksinasinya tinggi, prokesnya ketat, maka benteng penyebaran Covid-19 ini pasti makin bagus. Kalau sudah seperti itu, pertumbuhan ekonomi pasti mengikuti, karena kan masyarakat bisa beraktifitas lagi seperti biasa,” ucapnya. [tem/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar